Dilansir dari Suara.com, dalam terjemahan langsung, buzzer juga dikenal sebagai pendengung. Buzzer adalah orang atau sekelompok orang yang bergerak secara terorganisir di dunia maya, untuk menyuarakan satu pendapat yang sama atau senada, dengan maksud mempengaruhi opini publik secara luas.
Meski sebenarnya buzzer juga bisa saja seorang individu yang ‘bergerak’ secara mandiri. Namun istilah buzzer ini banyak melekat pada akun-akun yang bergerak kolektif ketika menanggapi atau menyuarakan isu tertentu.
Meski demikian, sebenarnya buzzer sendiri awalnya banyak digunakan dalam praktek pemasaran digital. Tujuannya sederhana, untuk mempromosikan satu produk atau jasa tertentu agar masyarakat bisa lebih mudah mendapatkan paparan informasi dan mengenal atau membeli produk atau jasa tersebut.
Pergeseran besar pada peran buzzer ditengarai terjadi pada medio tahun 2019. Dimana saat itu suasana politik tengah memanas dan berbagai gerakan di dunia maya semakin aktif.
Buzzer kemudian dijadikan sebutan orang-orang yang memiliki pandangan dan opini serupa, dan bertujuan menggiring opini masyarakat luas sesuai dengan agendanya.
Kontributor : Fitroh Nurikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Ramai Dugaan Perundungan, Polisi Cari Fakta di Balik Meninggalnya Pelajar SMP Pemalang
-
Enam Korban Keracunan MBG Semarang Masih Dirawat, Dinkes Tunggu Hasil Uji Laboratorium
-
Nekat Beroperasi, Home Stay di Jepara Kembali Digerebek Warga, Tujuh Pasangan Diamankan
-
Dugaan Penggelapan Rekrutmen BLUD RSUD Karanganyar, Polisi Telusuri Aliran Dana
-
Resmi! Malut United Hijrah ke Semarang, Berganti Nama Jadi Java United FC