- BMKG memprediksi suhu ekstrem hingga 37 derajat Celsius di Kota Semarang selama periode Juni hingga September 2026.
- Pemicu panas ekstrem tersebut adalah fenomena El Nino serta dampak pulau bahang perkotaan di kawasan padat bangunan.
- Masyarakat diimbau menjaga kesehatan dan mencegah kebakaran akibat rendahnya kelembapan udara selama musim kemarau tahun ini.
SuaraJawaTengah.id - Warga Kota Semarang dan sekitarnya wajib meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau tahun 2026 ini. Bukan sekadar panas biasa, Ibu Kota Jawa Tengah ini diprediksi akan "mendidih" akibat hantaman fenomena iklim global yang ekstrem.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ahmad Yani Semarang telah mengeluarkan peringatan bahwa puncak suhu panas akan terasa sangat menyengat, dengan prediksi suhu udara menembus angka psikologis 37 derajat Celsius.
Kondisi cuaca yang tidak biasa ini diperkirakan tidak akan berlalu dengan cepat. Tren kenaikan suhu diprediksi akan terus merangkak naik dan mencapai puncaknya dalam periode yang cukup panjang, yakni mulai Juni hingga September 2026.
Dikutip dari Ayosemarang.com, pemicu utamanya adalah masuknya musim kemarau yang bersifat jauh lebih kering dari tahun-tahun normal.
Kondisi ini diperparah oleh pengaruh fenomena El Nino dengan intensitas kuat, atau yang di kalangan ahli meteorologi sering dijuluki sebagai "El Nino Godzilla" karena dampaknya yang masif dan destruktif terhadap pola cuaca.
Namun, fenomena global bukan satu-satunya biang keladi. Secara geografis, posisi Semarang sebagai kota pesisir sekaligus pusat aktivitas industri sudah secara alami membuat suhu terasa lebih gerah dibandingkan wilayah pegunungan di sekitarnya.
Situasi ini makin runyam dengan adanya fenomena Urban Heat Island (UHI) atau pulau bahang perkotaan. Berdasarkan penelitian mengenai UHI di Semarang, kepadatan bangunan beton, minimnya ruang terbuka hijau, serta masifnya aktivitas manusia dan kendaraan bermotor menciptakan kantong-kantong panas di pusat kota.
Data menunjukkan beberapa titik spesifik di jantung kota Semarang mencatatkan suhu yang jauh lebih tinggi dari rata-rata wilayah lain. Kawasan Tugu Muda, misalnya, tercatat memiliki suhu tertinggi yang mencapai rekor 37,3 derajat Celsius. Disusul oleh area Lapangan Garnisun yang mencatatkan suhu maksimal sebesar 36,8 derajat Celsius.
Sementara itu, kawasan wisata populer Kota Lama mencatat suhu termometer maksimal sebesar 36,4 derajat Celsius. Namun yang mengejutkan, analisis melalui satelit Google Earth Engine menunjukkan bahwa suhu permukaan riil di wilayah padat wisatawan ini pernah menyentuh angka yang lebih ekstrem, yakni sekitar 38 derajat Celsius, akibat tingginya emisi panas dari aktivitas kendaraan dan kerumunan manusia.
Baca Juga: Sehari Dipasang Langsung Jebol, Portal Pembatas Ketinggian Ngaliyan Tuai Kritik Warga Semarang
Menghadapi potensi cuaca ekstrem ini, masyarakat diimbau keras untuk tidak menyepelekan dampaknya bagi kesehatan. Risiko dehidrasi cepat dan serangan heatstroke (sengatan panas) yang bisa berakibat fatal mengintai siapa saja yang beraktivitas di luar ruangan terlalu lama.
Masyarakat diminta untuk secara disiplin mencukupi kebutuhan cairan tubuh, menggunakan pelindung seperti tabir surya, topi, atau payung saat keluar rumah. Selain itu, rendahnya kelembapan udara secara signifikan meningkatkan potensi kebakaran, sehingga warga diminta menghindari aktivitas yang dapat memicu api, seperti membakar sampah sembarangan atau membuang puntung rokok di lahan kering..
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Anak Rentan jadi Target Utama Perekrutan Kelompok Radikal di Ruang Digital
-
Asian Games 2026 Ungkap Potensi Atlet Indonesia, Sistem Pembinaan Jadi Pekerjaan Rumah
-
Semen Gresik Kembali Ukir Prestasi, Borong 2 Penghargaan TOP Human Capital Awards 2026
-
Ungkap Penyebab Kematian Atlet Porprov, Polisi Tunggu Persetujuan Keluarga untuk Ekshumasi
-
Aliansi Anak Kampung Desak Polri Buka SP3 Denny Indrayana, Pertanyakan Dugaan Kerugian Negara