SuaraJawaTengah.id - Meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Candi Borobudur berdampak positif bagi pengelolaan homestay. Penginapan penuh sejak hari pertama Lebaran.
Ketua Paguyuban Kampung Homestay Borobudur, Muslih mengatakan sejak sehari sebelum Lebaran, tingkat keterisian homestay mencapai 50 persen. Hingga pada hari Lebaran, seluruh homestay penuh terisi.
“Hari H sampai sekarang ini 100 persen terisi. Bahkan sampai nolak atau kita kirim ke teman-teman pengelola homestay di kampung lain,” kata Muslih, Kamis (5/5/2022).
Paguyuban Kampung Homestay Borobudur beranggotakan 30 pengelola homestay dengan total 140 kamar. Harga per kamar bervariasi dari Rp300 ribu hingga Rp750 ribu dengan fasilitas pendingin ruangan.
Pada libur Lebaran kali ini, homestay dengan kapasitas 3 kamar tidur tanpa AC dihargai Rp600 ribu hingga Rp750 ribu.
“Setelah 2 tahun Lebaran tahun 2020 dan tahun 2021 sama sekali nggak ada tamu. Sampai hari ini sudah full. Besok sampai hari Minggu 30 persen sudah ada yang booking,” kata Muslih.
Rata-rata tamu homestay hanya menginap 1 malam. Biasanya mereka masuk homestay setelah berkunjung ke Candi Borobudur. “Rata-rata menginap hanya semalam. Pagi harinya berwisata keliling kampung melihat sunrise.”
Tatat Wijaya, wisatawan asal Palembang, Sumatera Selatan mengaku tadi malam terpaksa tidur di mobil karena tidak mendapat tempat menginap.
Dia mengaku tidak sempat memesan hotel atau homestay sejak jauh-jauh hari karena jadwal berkunjung yang belum pasti. “Hotel full semua. Kami kan nggak bisa scedule jauh hari ya. Kami pakai kendaraan sendiri,” kata Tatat.
Tatat berangkat dari Palembang sejak 30 April 2022. Bersama istri dan seorang anak, dia berkunjung ke objek wisata di Bromo, Malang, dan Surabaya sebelum tiba di Borobudur tadi malam. “Dari semalam kami bermalam di mobil. Di depan Borobudur di parkiran itu.”
Tatat dan keluarganya sudah mengunjungi Candi Borobudur pagi tadi. Sekarang mereka mencari tempat menginap sebelum melanjutkan wisata ke Yogyakarta. “Tadi pagi sudah ke Borobudur. Sudah standby disana. Sekarang mau cari tempat istirahat.”
Kontributor : Angga Haksoro Ardi
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Terjebak Rob Bertahun-tahun, Warga Kendal Dicarikan Tempat Tinggal Baru
-
Ribuan Peserta Ikuti Dieng Caldera Race 2026, Perputaran Uang Diperkirakan Capai Rp20 Miliar
-
Fenomena Bediding Mulai Terasa, BMKG Minta Warga Jateng Bersiap
-
SIG dan Semen Gresik Giatkan Penanaman Pohon di Kawasan Joglo Tani Pabrik Rembang
-
Pakar Hukum Unsoed Buka Suara Soal Penipuan Eks Pegawai Bank di Purwokerto