SuaraJawaTengah.id - Financial Planner Anissa Steviani membagikan kiat atau cara untuk mengumpulkan dana darurat yang disisihkan dari penghasilan bulanan agar seseorang dapat menjalani hidup dengan tenang baik pada masa saat ini maupun masa mendatang.
Menurutnya, dana darurat penting untuk segera disisihkan mengingat bisa saja kondisi tak terduga dan mendesak dapat terjadi sewaktu-waktu. Tanpa dana darurat, lanjut Anissa, biasanya seseorang menjadi semakin sulit untuk melakukan pengelolaan keuangan.
Salah satu cara yang paling cepat untuk menyimpan dana darurat, kata Anissa, yaitu dengan mengalokasikan pendapatan di luar upah pokok yang hanya didapatkan dalam kurun waktu tertentu, misalnya dari Tunjangan Hari Raya (THR). Namun ia mencatat bahwa tidak banyak orang yang dapat melakukan cara ini.
"Kalau pakai persentase itu idealnya kita bisa menabung 10 persen saja dari penghasilan. Tapi untuk bisa sampai satu kali dana darurat saja, maksudnya 10 persen penghasilan untuk menjadi 100 persen, itu perlu 10 bulan kita baru mengumpulkan sekali dana darurat," kata Anissa dikutip dari ANTARA, Rabu (6/7/2022).
Bagi orang yang belum menikah, ia menjelaskan seseorang dapat menggunakan hitungan tiga kali pengeluaran agar terkumpul sebagai dana darurat. Hitungan tersebut semakin naik seiring dengan jumlah orang yang ditanggung.
Anissa menambahkan bagi seorang yang sudah menikah, maka dana darurat yang disarankan berjumlah sebanyak enam kali pengeluaran. Jika sudah memiliki satu anak, maka sembilan kali pengeluaran. Kemudian jika satu anak akan menempuh jenjang pendidikan, maka sembilan kali pengeluaran.
"Anaknya satu dan mau sekolah, pertanyaannya kapan bisa sampai sembilan kali pengeluaran bulanan? Lama banget. Tapi yang harus dipahami, ini merupakan perjalanan. Jadi tidak apa-apa kalau kamu pelan-pelan mengumpulkan dana darurat itu, tapi (yang penting) sudah tahu tujuannya apa," kata Anissa.
Walau dilakukan secara bertahap, Anissa mengingatkan agar pengumpulan dana darurat jangan sampai berhenti di tengah jalan atau malah mengalami kemunduran. Ia juga mengingatkan agar jangan sampai mengutang atau menggunakan pos keuangan lainnya untuk menutupi kebutuhan dana darurat.
Anissa mencontohkan bagaimana dirinya sendiri baru mampu mengumpulkan dana darurat sebanyak sembilan kali pengeluaran bulanan setelah enam tahun melakukan perencanaan keuangan.
Baca Juga: 5 Hal yang Sebaiknya Kamu Tunda Demi Kebaikan Diri Sendiri
"Namanya hidup memang terus berjalan dan terus berubah-ubah tapi setidaknya kita sudah tahu tujuannya ke mana dan berapa yang harus kita kumpulkan," katanya.
Berdasarkan hasil survei Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 2020, sebanyak 46 persen orang Indonesia hanya bisa bertahan selama satu minggu serta 9 persen lainnya bertahan lebih dari enam bulan dalam penggunaan dana darurat.
"Sedikit banget orang Indonesia yang bisa bertahan hidup lebih dari enam bulan kalau misalnya terjadi kondisi darurat yang memungkinkan kita untuk kehilangan semua harta, misalnya pencurian, jadi kita harus ulang lagi dari nol," kata Anissa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
Terkini
-
Dukung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Pemprov Jateng Ajak Warga Nobar di Kantor Gubernur
-
Semen Gresik Pererat Sinergi dengan Ratusan Distributor dan Toko Bangunan di Soloraya
-
Merekam Cerita dari Negeri: BRI inFrame 2026 Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan
-
Pemprov Targetkan Angka Kemiskinan Jateng Turun Menjadi 8,70 Persen di Akhir 2026
-
7 Tips Menikmati Perjalanan Kereta Malam Antar Kota