SuaraJawaTengah.id - Warga Prompong Desa Kutasari, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, digegerkan dengan penemuan benda menyerupai granat di jalan desa tersebut, Kamis (7/7/2022).
Benda tersebut sebenarnya sudah ditemukan sekitar dua minggu lalu oleh Heri Purnomo (30) diantara puing bangunan yang rencananya digunakan sebagai urugan pondasi jembatan desa setempat.
"Jadi puing itu sudah ada sejak bulan lalu yang berasal dari bongkaran rumah terus dibawa pakai truk kesini. Puing itu mau buat urug pembangunan jembatan desa. Saat pertama nemu itu masih tebel banget karatnya," kata Heri, Kamis (7/7/2022).
Saat pertama menemukan dirinya tidak merasa curiga benda tersebut karena menyerupai besi biasa. Namun ia penasaran karena ada benda kecil yang beratnya seperti tidak biasanya.
"Karena penasaran jadi saya pukul-pukul pakai palu hingga keliatan bentuk aslinya. Beratnya 5 kg. Terus saya pukul lagi sampai beton dan karatnya hancur jadi 2,5 kg," terangnya.
Sebenarnya benda tersebut hendak dibawa pulang untuk dijual kiloan. Hanya saja ia lupa hingga akhirnya terbengkalai dipinggir jalan diantara puing bangunan lainnya.
"Tadi itu diledakkan polisi. Saat itu saya berada di rumah jaraknya sekitar 500 meter. Tapi bunyinya keras banget. Kaya travo meledak tapi lebih keras lagi," tuturnya.
Pagi tadi warga lainnya, Anwar (57), menemukan benda tersebut saat sedang bekerja di kebun. Menurutnya sekitar pukul 08.30 WIB pagi cangkul miliknya mengalami kerusakan. Kemudian ia berusaha mencari batu menelusuri pinggir jalan dan menemukan benda tersebut.
Ia kemudian melaporkan ke pihak desa dan diteruskan ke Polsek Baturraden karena bentuknya bulat agak pipih menyerupai granat.
Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Baturraden, AKP Dwi Astuti Ratna langsung datang lokasi untuk melakukan identifikasi.
"Kami kemudian ke lokasi kejadian dan menghubungi unit Inafis Polresta Banyumas dan Gegana unit Banyumas untuk mengamankan lokasi kejadian dan barang yang dicurigai tersebut," ujarnya.
Kemudian setelah benda tersebut diamankan, sekitar pukul 12.15 WIB, tim Gegana melakukan disposal atau peledakan di area pesawahan desa setempat jauh dari pemukiman.
"Dari disposal tersebut bukan granat tetapi besi pemberat terbuat dari Baja dan tidak membahayakan," tutupnya.
Kontributor : Anang Firmansyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Fenomena Bediding Mulai Terasa, BMKG Minta Warga Jateng Bersiap
-
SIG dan Semen Gresik Giatkan Penanaman Pohon di Kawasan Joglo Tani Pabrik Rembang
-
Pakar Hukum Unsoed Buka Suara Soal Penipuan Eks Pegawai Bank di Purwokerto
-
UMKM Jadi Fondasi Ekonomi, Ahmad Luthfi Tekankan Penguatan Pembiayaan
-
Musim Libur Sekolah, Pertamina Pastikan Stok BBM di SPBU Jateng dan DIY Aman