SuaraJawaTengah.id - Aksi tidak terpuji dilakukan oleh pengasuh sekaligus pendiri salah satu pondok pesantren di Banjarnegara, Jawa Tengah.
Sebagai tokoh yang mestinya dipanuti justru melakukan aksi bejat dengan mencabuli 7 santri.
Pengasuh sekaligus pendiri pondok pesantren yang berinisial SW kini ditetapkan menjadi tersangka. Ironinya lhi, ia mencabuli santri laki-laki yang masih dibawah umur.
SAW mengakui perbuatannya karena nafsu. Ia sudah melakukan aksinya sejak tahun 2021.
Bahkan, salah satu korbannya sudah mendapatkan perlakuan cabul sebanyak 4 kali.
Kapolres Banjarnegara, AKBP Hendri Yulianto menganjelaskan salah satu kejadian pada 21 Juni 2022.
Sekitar pukul 13.00 WIB, tersangka melihat salah satu korban 1 berjalan di depan rumah tersangka.
Kemudian SAW memanggil korban dan menawarkan makan. Setelah makan, tersangka melakukan aksi cabul kepada korban di kamar.
Usai kejadian, korban kembali ke asrama sekitar pukul 14.30 WIB.
Baca Juga: Kemarau Basah, Hasil Panen Padi di Banjarnegara Menyusut, Petani Alami Penurunan Pendapatan
Pada malam harinya, tersangka menghampiri korban di asrama. Kemudian, tersangka membangunkan korban yang saat itu sedang tidur.
Tersangka kembali mengajak korban ke rumahnya dan melakukan aksi kedua kepada korban 1.
Kasus ini terungkap ketika SW sedang libur dan pergi ke Aceh untuk menemani istrinya melahirkan.
"Saat itulah, kegiatan di pondok digantikan oleh ustadz lain. Ketika itu para korban cerita kejadian yang dialaminya," jelasnya, Rabu (31/8/2022).
Setelah dilakukan pengembangan, ternyata terdapat korban lain.
Sampai kasus ini terkuak, tersangka ternyata telah mencabuli santrinya yang berjumlah 7 anak.
Berita Terkait
-
Fakta Desa Dieng Kulon Tempat Penyelenggaraan DCF, Desa Tertinggi Diselimuti "Salju" yang Makmur Warganya
-
Rampung Diperiksa KPK, Anggota DPR Lasmi Indaryani Tolak Bersaksi untuk Ayahnya eks Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono
-
Kasus TPPU eks Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono, KPK Panggil Anggota DPR Lasmi Indaryani
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin