SuaraJawaTengah.id - Seorang kakek di Banjarnegara, Jawa Tengah diamankan polisi lantaran gunakan uang palsu untuk membeli jimat. Tersangka E yang berusia 60 tahun mengaku dirinya akan menggunakan uang palsu tersebut untuk membeli jimat.
Suatu hari, E yang kesehariannya membuka kolam ikan pemancingan bertemu dengan rekan lamanya S yang dikenal pada tahun 2017 silam, Minggu (21/9/2022).
S merupakan warga Sigaluh, Banjarnegara pawang kuda lumping atau embeg. E mengadu kepada S tentang jimat penglaris yang pernah dibelinya tak berfungsi.
Sebelumnya, E membeli jimat “popok wewe” pun dari S. Kemudian, S mengatakan jika untuk mengaktifkan khodam dari jimat tersebut membutuhkan minyak goib.
Tersangka E memberikan uang Rp 1 juta kepada S untuk meminta dibelikan minyak tersebut. Kemudian, E juga meminta S untuk mencarikan Batara Karang / jenglot.
Setelah uang diterima, S bersama anaknya pergi membeli minyak goib. Namun, sebelum transaksi, S menghitung uang dari E dan didapati uang tidak didapati nomor seri.
Menyadari uang palsu, S kemudian menghubungi polisi dan memberi tahu jika akan bertemu kembali dengan E.
Pada 25 Augustus 2022, S dan E bertemu di taman kota dengan modus akan memberikan jimat yang telah dipesan. S merasa curiga dengan tas hitam yang ditenteng E. Kemudian menghubungi polisi.
Saat polisi menghampiri keduanya, dalam tas E ditemukan uang palsu dalam jumlah banyak.
Polisi kemudian mengamankan E beserta barang bukti uang palsu sebanyak 281 lembar dengan pecahan mirip uang ratusan ribu, lima puluh ribu, dua puluh ribu, sepuluh ribu dan lima ribu.
Saat diwawancara, E mengaku membeli jimat untuk penglaris usahanya.
"Ya ketika S cerita tentang jimat itu saya tergiur, jadi saya pengen beli biar usaha laris," kata dia, Jumat (30/9/2022).
E mendapat uang palsu tersebut dengan cara membeli dari seseorang. Ia menyebut harga uang palsu adalah 1 banding 2 atau separuhnya.
"Ya 1 banding 2, jadi kalau beli Rp 100 ribu dapat Rp200 ribu," ungkapnya.
Ia mengaku sudah membeli uang palsu kepada orang tersebut sebanyak dua kali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
14 Tahun Mengabdi, Mantri BRI Wisnu Dampingi UMKM dari Kesulitan Modal hingga Naik Kelas
-
Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang
-
Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia
-
Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah