SuaraJawaTengah.id - Kepergian MFSP mahasiswa Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro (Undip) Semarang dengan cara bunuh diri ditangisi oleh keluarga.
Melalui postingan akun facebook, diduga salah seorang kerabat MFSP, Maghdaliansi Lian sampai tidak percaya dengan kepergian mahasiswa Undip angkatan 2019 tersebut.
"Bagai disambar petir bunda nak dengar kepergian dang Farhan Somi. Ya Allah, semoga dang tenang disana ya nak. Ya Allah, padahal dang mau wisuda tanggal 15 Agustus besok," tulis akun tersebut.
Maghdaliansi Lian kemudian memberikan penguangatan kepada orang tua MFSP agar mereka kuat dan mengikhlaskan kepergian anaknya.
"Untuk keluarga yang ditinggalkan semoga kuat dan tabah. Semoga almarhum ananda tenang. Untuk semua mohon doanya," ungkapnya.
Kerabat lainnya, Icha RidzquAzie turut menuliskan bela sungkawa sembari mengunggah foto MFSP di akun facebook.
"Selamat jalan anak kami Muhammad Farhan Somi Putra, putra pertama dari umi Detti Lismayanti Elektison dan Ayah Elektison Somi. Engkau telah kembali kepangkuan Illahi pemilikmu yang sesungguhnya," ucapnya.
Lanjutnya, seluruh keluarga telah mengikhlaskan kepergian MFSP. Dia juga bersaksi kalau sosok MFSP merupakan anak yang baik, sholeh dan penyayang.
"Tanggal 15 Agustus 2023 engkau akan Wisuda. Tapi Allah sebaik-baiknya perencana bagi setiap hambaNya. Surga bagimu Nak," tandasnya.
Baca Juga: Banyak Korban Pinjol Ilegal, Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Lakukan Penyuluhan
Diberitakan sebelumnya, MFSP ditemukan gantung diri Jumat (11/8) di Lapangan Tembak Kodim IV Diponegoro, Kecamatan Tembalang.
Jenazahnya ditemukan warga sekitar yang sedang mengembala sapi. Setelah itu jenazah MFSP lalu dibawa ke RSUP Dr. Kariadi oleh pihak kepolisian.
Namun, sampai detik ini belum diketahui secara pasti penyebab MFSP mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.
Catatan Redaksi:
Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.
Kontributor: Ikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin