SuaraJawaTengah.id - Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) William A Sarana meminta Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo untuk bertemu dengan partainya.
Anggota DPRD DKI Jakarta ini juga menyebut Ganjar tidak gengsi menemui PSI. Dia menilai sekarang waktu yang tepat.
"Lepaskan sebentar saja konteks pilpres, PSI memegang nilai-nilai yang sama dengan bapak (Ganjar) dalam perjuangan politik," kata William dikutip dari cuitannya di akun twitter, Sabtu (14/10/2023).
Menurut William, biasanya orang-orang politik kalau bertemu kepentingan bukan adanya persamaan nilai dalam berpolitik.
Maka dia mengajak mantan Gubernur Jawa Tengah untuk berdiskusi dengan PSI untuk membicarakan langkah-langkah politik di masa depan.
"Sekat-sekat komunikasi sudah terselesaikan dengan bertemunya Mas Kaesang dan Mbak Puan, artinya tinggal selangkah lagi," paparnya.
"Tidak perlu bertemu sebaai status capres dan partai yang formal tapi sebagai sesama nasionalis yang berbagi nilai yang sama. Menurut saya itu sudah lebih dari cukup," tambahnya.
Rupanya ajakan anak buah Kaesang Pangarep justru direspon negatif oleh warganet. Tak sedikit dari mereka yang menuliskan komentar-komentar menohok.
"Bro Willian, kenapa harus mas Ganjar yang pergi temui kalian? Kenapa dirimu gak bilang ke Bro Ketum Kaesang @kaesangp aja minta waktu ketemu dimana ke mas Ganjar," ucap akun @dimas**.
"Kurang adab," tutur akun @sonny**.
"Harusnya yang muda inisiatif kunjungi pak @ganjarpranowo, mana adat timur nya bro," sahut akun @Harvi**.
"PSI mau naikin elektoral aja tujuannya. PSI itu masih bocil mau sok dan cari panggung di panggung pilpres 2024," tandas akun @Rusdi**.
Kontributor : Ikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Kendal Tornado FC Disambut Dua Laga Tandang, Ini Komentar Stefan Keeltjes
-
Bukan Sekadar Mediasi, KPAI Minta Pemulihan Korban Bullying SMPN 1 Blora Jadi Prioritas
-
HUT ke-81 RI, BRI Perkuat UMKM dan Inklusi Keuangan Nasional
-
Tebus Sembako Rp100 Ribu, Pertamina Ajak Warga Rayakan Kemerdekaan Sekaligus Bantu Korban Gempa NTT
-
Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kampung 'Gang Presiden' Warga Berkostum Adat Olahan Limbah