SuaraJawaTengah.id - Lagu Pan-Pan-Pan yang sempat viral beberapa waktu lalu kini menuai kontroversi. Lagu ciptaan Eko Patrio itu kena semprit Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Bahkan, lagu tersebut sudah dilarang beredar di masyarakat.
Namun, Eko Patrio selaku pencipta lagu mengaku heran dengan keputusan Bawaslu tersebut. Apalagi, lagu tersebut sudah lama beredar dan bahkan menempel di otak masyarakat.
“Cuma pusing aja gitu ya, udah berjalan dari bulan Februari ya kan, baru sekarang Bawaslu tiba-tiba mengundang kita, terus menginfokan, nggak taunya minta di-take down. Di-take down-nya semuanya,” ujar Eko Patrio.
“Baik yang di TikToknya, maupun yang di temen-temen, diilangin, dihapus, gimana tuh partai lain yang sampai sekarang nggak dihapus-hapus, periode lalu ada, sekarang masih ada,” lanjutnya.
Eko Patrio sendiri mengaku heran lantaran menurutnya tidak ada lirik yang berusaha profokatif atau secara persuasif meminta dukungan dari masyarakat. Menurutnya lagu PAN tersebut murni hanya merupakan sebuah hiburan.
“Nggak ada coblos, nggak ada kata-kata itu, nggak ada kata-kata mengajak sama sekali, itu adalah bener-bener pure menghibur, sampai itu disuruh take down segala macem, waduh jauh juga ya,” ungkap Eko Patrio.
Sementara itu, hal tersebut justru menjadi concern Bawaslu yang meminta PAN menghapus semua video yang beredar terkait dengan lagu tersebut.
“Concern-nya adalah dia bilang katanya ini ya ada bahasa yang mengajak dan sebagainya. Oh, yaudah kita persepsinya beda segala macem, yaudah lah,” pungkasnya.
Kontributor: Dinna Lailiyah
Baca Juga: Hadiri Rakernas Projo, Zulhas PAN: Nanti Deklarasi Pak Prabowo
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Neraca Dagang Surplus, Arus Logistik Nasional Terus Bergerak
-
IJD Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Baru di Jawa Tengah
-
Masih Ada 7 Daerah Belum UHC, Pemprov Jateng Dorong BPJS Jadi Prioritas Daerah
-
Duh! 100 Dapur MBG Fiktif Ditemukan di Cilacap, Ada yang Berlokasi di Tengah Hutan hingga Makam
-
Jalan Pantura Barat Rusak, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan