Ganjar menambahkan bahwa ada satu program yang secara spesifik untuk memberikan akses pendidikan tersebut bernama SMK Negeri Jateng, yakni Sekolah Menengah Kejuruan semi-boarding yang secara full dari akomodasi, keperluan, alat, hingga makan sehari-hari gratis bagi siswa kurang mampu di Jawa Tengah.
"SMK Jateng sekarang sudah mulai menjadi idola, orang mulai berduyun-duyun oleh beberapa orang 'Pak Ganjar saya mau titip satu anak saya'. Mohon maaf tidak bisa silakan ikuti tes. Ini yang perlu syarat-syarat khusus dan kita tidak bisa menampung semuanya," kata Ganjar.
Diketahui, Visi-Misi Ganjar Pranowo dan Mahfud MD dalam Meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia Indonesia Melalui Peningkatan Kualitas Pendidikan.
Tentu yang akan jadi pertanyaan adalah apakah program ini akan diperluas hingga ke tingkat nasional? Apalagi peningkatan Indeks Pembangunan Manusia secara nasional sangat konsisten diperlukan, guna menghadapi bonus demografi di tahun 2030.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
BRI DPLK: Cara Buka Dana Pensiun dan Aktifkan Autopayment di BRImo
-
Polisi Libatkan Densus 88 dan Jatanras Usut Pembakaran Warung Mi dan Babi di Sukoharjo
-
Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu
-
20 Ribu Prompt Belum Tentu Jadi Hak Cipta, Pakar Soroti Batas Karya AI
-
UU Ketenagakerjaan Dikejar Deadline, Akademisi Soroti Minimnya Riset Empiris