"Kalau di Jawa tengah ini kan memang pertarungannya apalagi terkenal sebagai kandang banteng. Nah kita lihat apakah nanti peran atau sosok gibran itu cukup cukup kuat ya di Jawa tengah karena saya kira tidak bisa dibantah," ujar Teguh.
Ia tidak memungkiri, sosok Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi penentu arah dukungan dari masyarakat Jawa Tengah.
"Memang Jokowi begitu dekat dengan masyarakat, Jokowi begitu juga sangat dihormati di Jawa tengah ini tentu akan menjadi menarik. Gibran ini mampu mengurangi dukungan terhadap Ganjar Pranowo?"
Ia pun menyebut, suara yang kuat di Jateng saat ini tidak hanya PDI Perjuangan, ada Partai Golkar, Gerindra dan PKB juga punya suara yang signifikan di Jawa tengah.
"Bisa lihat di Jawa tengah lumayan ini di survei terakhir Prabowo-Gibran sudah naik dari 19% ke 26%. Sementara posisi Ganjar di angka 62% turun ke 31%. Dan yang menarik ya artinya posisi Gibran dan pendukung-pendukung partainya cukup berperan ya di dalam kenaikan itu. Tentu ini peta peta yang semakin diperebutkan ya menjelang Februari nanti," ucap dosen Fisip Undip tersebut.
"Ganjar dan Prabowo ini saya kira sebuah pola-pola pertarungan yang menarik di Jawa tengah dan Jawa tengah ini memang khusus ya," tambah Teguh Yuwono.
Diketahui, Survei Litbang Kompas dilakukan secara tatap muka pada 29 November sampai dengan 4 Desember 2023 terhadap 1.364 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi. Tingkat kepercayaan survei 95% dengan margin of error plus minus 2,65%.
Berikut elektabilitas para cawapres versi survei Litbang Kompas:
Muhaimin Iskandar: 12,7%
Gibran Rakabuming Raka: 37,3%
Mahfud Md: 21,6%
Selain itu, Kompas juga memaparkan elektabilitas masing-masing capres. Berikut hasilnya:
Anies Baswedan:
Oktober 2022: 24%
Januari 2023: 21,6%
Mei 2023: 19,2%
Agustus 2023: 19,2%
Desember 2023: 17,4%
Oktober 2022: 28,7%
Januari 2023: 25,6%
Mei 2023: 30,2%
Agustus 2023: 31,3%
Desember 2023: 39,7%
Ganjar Pranowo:
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
OTT KPK di Pati: 6 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan yang Sudah Lama Dibisikkan Warga
-
7 Kontroversi Bupati Pati Sudewo Sebelum Kena OTT KPK, Pernah Picu Amarah Warga
-
Bupati Pati Sudewo Diciduk KPK! Operasi Senyap di Jawa Tengah Seret Orang Nomor Satu
-
Uji Coba Persiapan Kompetisi EPA, Kendal Tornado FC Youth Kalahkan FC Bekasi City
-
Jalur Kereta Pantura Lumpuh, KAI Batalkan 23 Perjalanan KA di Semarang Akibat Banjir Pekalongan