Ronald Seger Prabowo
Senin, 01 Januari 2024 | 20:11 WIB
Ganjar Pranowo dan Siti Atikoh sempat menjenguk dua korban penganiayaan oknum anggota TNI di Rumah Sakit Pandanaran, Boyolali, Minggu (31/12/2023) malam. [Suara.com/ist]

SuaraJawaTengah.id - Ganjar Pranowo dan Siti Atikoh sempat menjenguk dua korban penganiayaan oknum anggota TNI di Rumah Sakit Pandanaran, Boyolali, Minggu (31/12/2023) malam.

Kedua korban merupakan warga Desa Genting, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Siti Atikoh sempat terlihat keluar dari kamar dan meneteskan air mata. Ia mengaku tak tega usai mendengar pengakuan korban.

Agama memang menganjurkan agar kita menjenguk orang-orang yang sedang menderita sakit, kecuali yang dilarang untuk dijenguk oleh para dokter.

Meskipun menjenguk orang sakit dianjurkan oleh ajaran agama untuk meringankan penderitaan atau mempercepat kesembuhannya, namun pada praktiknya tidak jarang berakibat sebaliknya.

Para penjenguk orang sakit yang mengabaikan adab-adab menjenguk orang sakit seringkali justru menambah penderitaan, menyusahkan hati si sakit, dan bahkan memperparah sakitnya.

Oleh sebab itu, tidak setiap orang boleh menjenguk orang sakit dan tidak setiap orang sakit boleh dijenguk.

Menurut al-Imam al-Ghazali (450-505 H), ada beberapa adab menengok orang sakit yang dilansir dari laman NU Online:


1. Tidak berlama-lama di sisinya agar ia tidak merasa bosan.

Baca Juga: Ajak Anak Istri ke Semarang, Ganjar Pranowo Mampir Warung Makan Legendaris Kepala Manyung Bu Fat

2. Meminimalisir pertanyaan tentang kondisinya, karena banyak bertanya dapat menyusahkan hatinya.

3. Menampakkan rasa belas kasihan kepadanya.

4. Mendoakan agar ia cepat sehat.

5. Menjaga pandangan mata dari apa saja yang tidak patut dilihat dari orang yang sedang sakit.

6. Bila duduk di samping orang yang sakit lalu dihidangkan makanan atau minuman, maka tidak perlu menyantap makanan tersebut dan tidak usah meminumnya.

Load More