SuaraJawaTengah.id - Calon Presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo memiliki komitmen kuat untuk memberantas permasalahan Hak Asasi Manusia (HAM) yang ada di Indonesia. Salah satu yang digaungkan oleh pasangan Ganjar-Mahfud MD adalah nasib beberapa aktivis yang sampai saat ini belum diketahui keberadaannya, termasuk Widji Thukul.
Saat berkunjung ke Jepara, Ganjar sempat mendengarkan kembali puisi karya Widji Thukul yang dibacakan oleh Yoga Pramono alias Jo Carlos. Puisi tersebut sengaja dibacakan di depan Ganjar untuk mengingat kembali arah perjuangannya, yakni melawan segala bentuk penindasan.
"Yoga Pramono alias Jo Carlos dari Jepara mengingatkan kembali arah perjuangan kita lewat puisi Peringatan karya Widji Thukul. Lawan!," tulis Ganjar di nstagram, Kamis (4/1/2024).
Banyak netizen ikut mendukung visi dan misi Ganjar-Mahfud terkait persoalan HAM, apalagi sampai saat ini nasib para korban masih belum jelas adanya.
"Wahh bagus bgt ya puisinya. Pesannya dalam buat HAM. Semoga pak Ganjar mampu menegakkan hukum dan melindungi HAM," komentar netizen.
"Yg udah nonton debatnya pak Ganjar pasti paham bgt kalau beliau emng vokal dan berani menentang pelanggaran HAM berat dan selalu menegakkan hukum dengan berani dan adil," timpal netizen lain.
Sebelumnya, sekretaris Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo dan Mahfud Md, Hasto Kristiyanto, mengatakan bahwa Ganjar-Mahfud memiliki komitmen terhadap HAM yang menjadi panggilan jiwa mereka.
"Dalam programnya, Ganjar-Mahfud menjadikan komitmen terhadap HAM sebagai panggilan jiwanya karena nilai-nilai kemanusiaan sangat penting, mencintai rakyat," kata Hasto mengutip Antara.
Menurut Hasto, Ganjar-Mahfud menitikberatkan HAM sebagai asas yang dijunjung tinggi jika mereka terpilih pada Pilpres 2024. Secara tegas dirinya menyebut bahwa paslon yang diusung PDI Perjuangan, PPP, Partai Perindo, dan Partai Hanura itu berkomitmen menyelesaikan pelanggaran HAM masa lalu secara adil.
Baca Juga: Momen Sedih Alam Ganjar Kesepian Jadi Anak Tunggal, Siti Atikoh Justru Ungkap Siasat Mengagumkan
"Jangan sampai republik ini dipimpin oleh orang yang punya rekam jejak pelanggaran HAM, apalagi ada paslon yang tidak memasukkan (visi dan misi) terkait HAM," kata Hasto.
Namun, apakah persoalan HAM di Indonesia termasuk kasus Widji Thukul akan terpecahkan jika Ganjar-Mahfud terpilih? Mari kita lihat nanti.
Berita Terkait
-
Soroti Keluhan Petani Soal Pupuk Subsidi Langka, Begini Solusi Ganjar Pranowo
-
Hari Kampanye ke-38, Ganjar Temui Petani, Mahfud Silaturahmi dengan Uskup Agung Jakarta
-
Gantengnya Bikin Warganet Meleleh, Alam Ganjar Disandingkan dengan Dua Penyanyi Top Ini
-
Padahal Pendukung Garis Keras MU, Ini Alasan Ganjar Pranowo Sematkan Zinedine di Nama Anaknya
-
Menengok Kampung Ganjar di Solo: Dulu Kawasan Pohon Beringin, Kini Jadi Kandang Banteng
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan