SuaraJawaTengah.id - Nama Tom Lembong masih menjadi perhatian publik usai dia disebut beberapa kali oleh Gibran Rakabuming Raka saat debat cawapres beberapa waktu lalu.
Perlu diketahui Tom Lembong saat ini tergabung ke dalam tim sukses pasangan nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
Baru-baru ini Tom Lembong mengungkap fakta menarik saat dirinya diundang di stasiun televisi swasta. Ternyata dibalik kesuksesan anak-anak Presiden Jokowo Gibran dan Kaesang jadi pengusaha ada peran Tom Lembong.
"Dulu orang bilang bahwa Gibran atau Kaesang itu bisa berbisnis dimentori oleh Tom Lembong," tanya Maman Suherman.
"Memang betul waktu pertama kali saya jadi penasehat ekonomi Pak Jokowi sewaktu masih jadi Gubernur DKI Jakarta," balas Tom Lembong.
Dalam pengakuannya, Tom Lembong waktu cukup sering berkunjung ke rumah Jokowi di Solo. Beberapa kali juga dirinya cukup sering bertemu dengan Gibran Rakabuming.
Sebelum terjun ke politik dan jadi Wali Kota Solo. Gibran Rakabuming memang dikenal sebagai pengusaha.
"Beliau (Gibran) sangat humble sekali, sangat rendah hati," terangnya mengenang kepribadian sosok Wali Kota Solo.
Karena sering ketemu itulah Tom Lembong tak jarang memberikan masukan dalam urusan berbisnis. Sehingga lelaki berusia 52 tahun ini dianggap sebagai mentor Gibran di dunia bisnis.
Baca Juga: Bawa Kutipan Imam Syafi'i, Mahfud MD Kembali Beberkan Alasan Enggan Jawab Pertanyaan Receh Gibran
"Beberapa kali saya disopiri oleh mas Gibran. Saya duduk disebelahnya. Kita berkeliling lihat lahan yang menarik dekat jalan tol yang mau dibuka dan sebagainya," tandas Tom Lembong.
Sebelumnya, Tom Lembong juga turut menanggapi namanya disebut berulang kali oleh Gibran saat debat Capres-cawapres 2024.
"Ya sangat mengapresiasi ucapan mas Gibran yang berkali-kali menyebut nama saya," ucapnya.
Dirinya juga mengatakan kalau Gibran Rakabuming mungkin rindu kepadanya.
"Tentunya selama 7 tahun saya membuat contekan menulis pidato bagi ayahnya, pak presiden, saya bisa mendeteksi sebuah rasa rindu," jelasnya.
Tom menjelaskan mungkin ia tidak lagi di kubu Jokowi untuk memberikan masukan-masukan yang berkualitas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR
-
Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin
-
Tragedi Porprov Jateng 2026: Dua Atlet Berprestasi Meninggal Dunia, Polisi Periksa Keterangan Dokter
-
Bukan Cuma Hiburan, Sarif Abdillah Sebut Kesenian Tradisional Simpan Petuah Penting
-
Konflik PPP Memanas, Mardiono Depak Waketum Agus Suparmanto dan Taj Yasin