SuaraJawaTengah.id - Persaingan mendapatkan kursi anggota Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 sangatlah ketat. Yang menarik beberapa nama baru diprediksi bakal menggeser para petahana.
Menurut informasi yang dihimpun, ada sekitar 18 nama baru yang akan masuk dan berhasil menyingkirkan nama-nama lama yang duduk di DPRD Kota Semarang. Pergantian ini sendiri merata di semua dapil yang ada.
Menyebut di Dapil 1 akan ada nama Michael dari PDI-Perjuangan, lalu ada Syahrul Iqrom dari PKB, ada pula satu nama baru dari PKS.
Lalu di dapil 2, ada beberapa nama baru yang masuk Ali Umar dari PKS, Dinda Ari dari Gerindra dan dua nama lainnya yang akan menggantikan nama lama seperti Dyah Ratna Harimurti dari PDI-P dan M. Siffin dari PKS.
Lalu di dapil 3 nama lama seperti Rohaini dari PKB, Suryanto dari Nasdem, Subagno Bayu atau Nolik dari PDI-P dan Jauhar Awaluddin dari PKS akan digantikan empat nama baru.
Sama halnya di dapil 4, nama Hermawan Sulis dipastikan diganti oleh D. Tunjung dari partai Gerindra. Di dapil ini, diprediksi tiga nama lama akan tereliminasi.
Lalu di dapil 5, nama Juan Rama tak lolos, dan digantikan sesama politikus PKB yakni Ma’ruf. Lalu ada nama Maftukhah Wiwin Subiono juga diprediksi masuk menggantikan incumbent dari Partai Demokrat. Sementara di dapil 6, nama Fajar Rinawan menurut informasi akan hilang digantikan dua caleg baru dari PKS dan PSI.
“Kalau melihat hitungan sementara, dari PDI-Perjuangan kursinya akan berkurang di beberapa dapil. Kalau tahun 2019 lalu 19 kursi, mungkin sekarang hanya sekitar 15 kursi. Ini pengaruh dari PSI, Golkar, Gerindra PKB yang mendapatkan kursi tambahan,” katanya pada Selasa (20/2/2024).
Sementara itu, Gerindra yang sebelumnya mendapat enam kursi diperkirakan akan menambah satu sampai dua kursi. Kemudian PKS dan Demokrat masing-masing tetap mendapatkan enam kursi di DPRD Kota Semarang.
Baca Juga: Anggota Polisi di Kota Semarang Meninggal Saat Tugas Pengamanan Pemilu, Sempat Mengeluh Sesak Nafas
Ketua DPC Partai Demokrat Kota Semarang, Wahyoe ‘Liluk’ Winarto mengaku bersyukur dengan hasil yang dicapai partainya pada pemilu tahun ini. Dari jumlah suara yang didapatkan, menurutnya mengalami kenaikan yang diperkirakan di angka 83-84 ribu.
“Untuk jumlah suara kita ada kenaikan, kita tentu bersyukur atas kerja keras yang ia lakukan,” kata Liluk.
Liluk menjelaskan, sebelumnya partai dengan nomor urut 14 ini menargetkan 12 kursi di DPRD Kota Semarang. Sayangnya, hanya didapatkan 6 kursi pada tahun ini. Meski begitu, secara nama caleg Suciati diperkirakan mendapatkan suara tertinggi dengan jumlah 8 ribuan, disusul Swasti, Sugihartono, Danur Rispriyanto, dan lainnya.
“Kemungkinan kita dapat enam kursi, komposisinya ada nama baru yakni Maftukhah dari dapil 5 yang lainnya sama,” bebernya.
Liluk mengaku pihaknya akan terus mengawal dan mengikuti proses perhitungan suara dan pleno yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum(KPU), yang nantinya akan disinkronkan dengan data yang dimiliki dari rekapitulasi yang dimiliki saksi.
“Kita ikuti prosesnya, nanti kalau ada indikasi kesalahan bisa kita konsolidasikan dengan pihak terkait,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Deretan Kontroversi Kebijakan Bupati Pati Sudewo Sebelum Berakhir di Tangan KPK
-
OTT KPK di Pati: 6 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan yang Sudah Lama Dibisikkan Warga
-
7 Kontroversi Bupati Pati Sudewo Sebelum Kena OTT KPK, Pernah Picu Amarah Warga
-
Bupati Pati Sudewo Diciduk KPK! Operasi Senyap di Jawa Tengah Seret Orang Nomor Satu
-
Uji Coba Persiapan Kompetisi EPA, Kendal Tornado FC Youth Kalahkan FC Bekasi City