“Melatih kewirausahaan ayam dan telur untuk para PMI di Singapura, jadi ada manajemen, literasi keuangan dilatihkan ke mereka. Tujuannya agar mereka sudah punya keterampilan saat purna menjadi PMI dan kembali ke Indonesia,” tambah Noor Huda Ismail.
Alur Film Pilihan
Pada chapter pertama bertajuk “Jebakan Media Sosial”. Ini adalah kisah Listyowati mantan PMI Hongkong asal Kabupaten Kendal, Jawa Tengah yang sempat terjerat terorisme kelompok ISIS karena media sosial.
Pada 2020 silam, Lis, sapaannya, ditangkap Densus 88/Antiteror Polri menjalani hukuman pidana 3 tahun penjara dan pada Juni 2023 dia bebas dari Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang.
“Saya sekolah SLTP nggak lulus, langsung pesantren, terus kerja jadi TKW (PMI). Saya pingin saya pingin seperti yang lain, punya kendaraan sendiri, pegang uang sendiri,” ungkap Lis.
Awalnya, 2 tahun dia kerja sebagai PMI di Singapura, kembali ke Indonesia. Dia sempat mendapat KDRT dari suaminya, bercerai dan memutuskan kembali jadi PMI. Tujuannya kali ini Hong Kong.
Berangkat dengan batin yang gundah, Lis menemukan hal baru di media sosial YouTube dan Facebook. Dia bercerita sering melihat postingan-postingan kehancuran akibat konflik di mana korbannya juga anak-anak.
Dia terus mengikuti informasi itu hingga diarahkan gabung ke grup FB yang belakangan diketahui membernya berisi simpatisan ISIS.
“Saya terus menyimak (konten-konten),” sambungnya.
Dia join dengan nama Al Fatih. Di grup itu ada seseorang bernama Arif yang intens berkomunikasi dengannya. Dorongan ingin ikut menyelamatkan anak-anak korban konflik agar nantinya bisa masuk Surga setelah meninggal dunia, membuatnya terpesona dengan Arif.
Baca Juga: Dibawa dari Lampung, Polda Jateng Gagalkan Peredaran 52 Kg Sabu-sabu di Sragen
Sebab Arif, selalu menawarkan dan bercerita tentang bahan peledak dan senjata. Dia makin terpesona dengan Arif, hingga nantinya berniat pulang ke Indonesia dan akan membangun rumah tangga barunya dengan pujaan hati yang dikenalnya di media sosial itu.
Perjalanannya, Lis mentransfer sejumlah uang ke Arif. Selain untuk membeli senjata dan bahan peledak, juga beberapa kebutuhan pribadi Arif seperti membeli ponsel dicukupi Lis. Puluhan juta rupiah sudah ditransfer.
“Saya mau beli senjata, pingin punya skill. Kalau nggak nanti bisa mati konyol. Saya seorang TKW di Hong Kong. Menurutku, aku sudah ketemu jalannya. Saya tekad, saya cari cadar di Hong Kong bahkan di sana harganya mahal tak beli lah. Arif itu orangnya lembut, nggak pernah sekalipun ngomong kasar. Saya paling suka sama Arif karena itu,” bebernya.
Ternyata semua rencananya gagal. Arif ditangkap Densus 88/Antiteror di Kalimantan Barat sebab bergabung ISIS di media sosial, merencanakan aksi teror. Lis tak lama setelah pulang ke Indonesia juga ikut diciduk Densus 88.
Sempat ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Lis akhirnya bebas dari LPP Semarang. Dia menemukan pertobatan di sana, bertekad untuk memperbaiki masa lalunya. Hidup tenang di Kabupaten Kendal.
“Saya waktu bebas dari LPP Semarang tak menyangka (bisa bebas), saya langsung sujud syukur,” ungkapnya.
Warga Negara Indonesia (WNI), termasuk PMI yang terpapar medsos dan ingin bergabung kelompok radikal teror di Suriah mencapai ratusan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Apel Siaga Bulan K3 Nasional, Semen Gresik Tegaskan K3 sebagai Budaya dan Prioritas Utama
-
Warga Pati Berpesta: Kembang Api Sambut Tumbangnya Bupati Sudewo
-
7 Fakta Mengejutkan Kasus Korupsi Bupati Pati: Dari Jual Beli Jabatan hingga Suap Proyek Kereta Api
-
Pantura Jateng Siaga Banjir dan Longsor! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat Ekstrem
-
3 MPV Bekas Rp50 Jutaan Tahun 2005 ke Atas: Mewah, Nyaman, dan Kini Gampang Dirawat!