SuaraJawaTengah.id - Menjadi pengusaha sukses yang bisa membantu warga sekitar adalah impian dari Agen BRILink Putra Supardi Singgih Wicaksono di Gayamsari, Kota Semarang.
Kisah Singgih ini tentu bisa menjadi inspirasi bagi para pemuda yang kini tengah membangun Usaha mikro kecil menengah (UMKM).
Pria berusia 29 tahun sudah punya usaha sendiri sejak lulus sekolah lalu. Berawal dari membuka toko klontong di rumah orang tua, kini ia berkembang mempunyai kios yang cukup besar.
Toko yang dimiliki Singgih awalnya hanya melayani pembelian air minum isi ulang, dan gas elpiji. Kini ia berkembang dengan menjadi Agen BRILink.
Tentu penghasilanya pun bertambah dari menjadi agen dari BRI tersebut.
"Awalnya sih hanya ingin memutar uang modal usaha galon dan gas di toko. Tapi kemudian juga membantu orang sekitar dari transfer, setor maupun tarik uang dari rekening," ujarnya saat ditemui Suara.com pada Senin (4/3/2024).
Ia menyebut usaha yang ia tekuni saat ini dibangun sejak lulus Sekolah Menengah Atas (SMA). Hingga kini sudah memiliki istri dan seorang anak.
"Buka ini saat masih bujang, sekarang sampai punya istri dan anak satu," ujarnya.
Kemudian, Singgih akhirnya mengembangkan usahanya dengan menjadi Agen BRILink. Ia mengaku tak perlu modal banyak, hanya mengeluarkan biaya listrik setiap bulannya.
"Pengeluaran cuma listrik, itu aja gabung dengan tok," ujarnya.
Singgih mengaku, usahanya menjadi Agen BRILink belum ada satu tahun. Namun, hasilnya sudah lumayan untuk tambah-tambah keperluan keluarga.
"Sehari itu mininal dapat 20 transaksi, ya sehari bisa sampai 50 ribu keutungannya," jelasnya.
Ia pun berharap Program Agen BRI Link bisa lebih luas lagi dalam melayani kebutuhan masyarakat. Apalagi kini dengan adanya usaha tersebut sudah bisa mengurangi kerumunan di bank cabang.
"Selain itu adanya kita ini juga membantu pencairan PKH bantuan dari pemerintah itu," ujarnya.
"Keluhannya itu biasanya soal pelayanan pembayaran internet, sama leasing cicilan, karena belum bisa mencakup semua. Kemudian ada juga yang disalahgunakan oleh oknum, katanya ada pencairan pinjaman tapi tidak ada," tambahnya saat ditemui Suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan