SuaraJawaTengah.id - Klub basket Satya Wacana Salatiga atau SWS berhasil mengunci kemanangan saat menjamu lawannya Bima Perkasa Jogja (BPJ) dalam Indonesian Basketball League (IBL) 2024, di Knight Stadium Semarang, pada Minggu (5/5).
Pada pertandingan itu, SWS akhirnya menang dengan skor 78-57 atas BPJ.
Jalannya pertandingan, pada quarter awal kedua tim Satya Wacana Salatiga (SWS) dan Bima Perkasa Jogja (BPJ) saling alot memberikan serangan dan menunjukan pertahanan yang kuat dengan menoreh poin 13-13.
Pada quarter kedua Satya Wacana Salatiga (SWS) sempat kecolongan untuk mempertahankan poin 16-19 atas tim tamunya Bima Perkasa Jogja (BPJ).
Memasuki quarter ketiga Satya Wacana Salatiga (SWS) kembali menunjukan permainan yang ketat dari sisi pertahanan dan mencuri poin dan menguasai poin 26-10 hingga waktu usai.
Quarter keempat Bima Perkasa Jogja (BPJ) memberikan tekanan permainan, namun Satya Wacana Salatiga (SWS) masih memberikan pertahanan yang baik dan memberikan serangan balik dengan baik, sehingga tetap memimpin poin 23-15 hingga pertandingan usai.
Pelatih SWS Jerry Lolowang mengungkapkan meski quarter pertama dan kedua serta kalah rebound, ia memerintahkan para pemain untuk bermain sabar dengan pertahanan, sehingga menyerang perlahan pun dapat SWS dapatkan hingga mengamankan poin.
"Hari ini memang penguasaan quarter 1 dan 2 belum bisa yang saya harapkan kepada para pemain. Baru quarter 3-4 kita bisa control the games, ya semua mulainya dari defense bagus, one stop, two stop akhirnya pelan-pelan memperjauh jarak poin. Jadi saya instruksikan anak-anak untuk harus sabar, kontrol dan bertahan dan nantinya menyerangnya akan mengikuti," kata Jerry usai pertandingan.
Ia berterima kasih kepada seluruh pemain yang telah berusaha keras untuk bermain hingga akhir. Ia juga mengucapkan berbelasungkawa terhadap salah satu pemainnya Henky yang mengalami duka kehilangan salah satu orang tuanya, dan harus absen pada dua laga pertandingan bersama Satya Wacana Salatiga (SWS).
Baca Juga: Aksi Heroik Polisi di Semarang, Tolong Korban Mobil Terguling
Alif Bintang pemain Satya Wacana Salatiga (SWS) mengungkapkan bahwa hari ini lebih komunikasi dengan pelatih dan para pemain, karena belajar dari permainan kemarin yang dirasa kurang mengikuti arahan pelatih.
"Permainan hari ini kita belajar dari kemarin untuk bisa komunikasi baik dengan para pemain, memang kami sangat kurang mengikuti arahan pelatih sebelumnya. Pada quarter pertama dan kedua kita masih kurang penyesuaian, namun quarter tiga dan empat kita kembali untuk bisa bertahan dan mencuri poin," jelasnya.
Pelatih Bima Perkasa Jogja (BPJ) Predrag Lukic menyebut bahwa hari ini anak asuhnya datang untuk mendapatkan kemenangan atas Satya Wacana Salatiga (SWS) melanjutkan kemenangan dari dua laga sebelumnya. Namun, ternyata nasib berkata lain.
"Kita datang ingin melanjutkan kemenangan dua pertandingan sebelumnya, dan kita PD dengan hasil latihan kita tapi hasil berkata lain, Satya Wacana Salatiga (SWS) bermain sangat bagus dan menang, dan itu membuktikan mereka lebih baik dari kita. Kita akan terus mencoba evaluasi bersama pemain bagaimana performa permainan terus stabil naik ke level selanjutnya," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Sarif Abdillah: Konsumsi Ikan Penting untuk Gizi dan Ekonomi Nelayan di Jawa Tengah
-
BRI Cepu Siapkan Skenario Terburuk Gempa dan Longsor, Latih Karyawan Demi Layanan Tetap Prima
-
Stefan Keeltjes Masuk Nominasi Best Coach Pegadaian Championship 2025/2026
-
Korban Skandal Kiai Cabul Ndholo Kusumo Pati Tak Perlu Takut, Ombudsman dan LPSK Jamin Perlindungan
-
El Nino Mengintai, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemda Perkuat Antisipasi Kekeringan