SuaraJawaTengah.id - Kota Surakarta terus mengalami perubahan. Bahkan disiapkan menjadi Kota Metropolitan baru di Jawa Tengah.
Hal itu menyusul rencana yang belum lama ini diumumkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Sekretaris Daerah Kota Surakarta Budi Murtono, mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta sudah menyiapkan sejumlah strategi baru dari sisi pembangunan seiring munculnya Kota Metropolitan baru.
Ia mengatakan rencana tersebut sudah dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Surakarta 2024-2045.
Di Jawa Tengah, ada dua kota yang ditunjuk sebagai Kota Metropolitan baru, yakni Kota Solo dan Semarang.
"Solo itu akan dibentuk sebagai kota penghubung untuk pertumbuhan di Jawa Tengah. Ada dua, Solo dan Semarang," katanya dikutip dari ANTARA pada Selasa (15/5/2024).
Sementara itu, konsep menuju status Kota Metropolis tersebut juga dituangkan dalam Raperda Rencana Pembangunan Industri 2024-2044 yang belum lama ini sudah disetujui DPRD Kota Surakarta.
Pada pembahasan tersebut, disinggung pula pembangunan industri potensial di Solo selama 20 tahun ke depan yang dibedakan ke dalam tujuh klaster, yakni tekstil, makanan, pakaian jadi, kayu, gabus, elektronik, optik, dan furnitur.
"Arahnya pembangunan atau peningkatan industri di Solo dari kecil menjadi menengah dan yang menengah bisa naik kelas. Ini blue print soal bagaimana mengembangkan industri di masa mendatang," katanya pula.
Ia mengatakan tujuh klaster tersebut akan menjadi pembangunan prioritas Pemkot Surakarta di masa mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
Terkini
-
Warga Pati Berpesta: Kembang Api Sambut Tumbangnya Bupati Sudewo
-
7 Fakta Mengejutkan Kasus Korupsi Bupati Pati: Dari Jual Beli Jabatan hingga Suap Proyek Kereta Api
-
Pantura Jateng Siaga Banjir dan Longsor! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat Ekstrem
-
3 MPV Bekas Rp50 Jutaan Tahun 2005 ke Atas: Mewah, Nyaman, dan Kini Gampang Dirawat!
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan CSR untuk Gapura Tanjung Water Park, Dukung Ekonomi Lokal Grobogan