SuaraJawaTengah.id - Ketua DPW PKB Jateng, Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf menyatakan sudah memulai membangun koalisi di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Jika melakukan koalisi, PKB hanya butuh 4 kursi DPRD Jawa Tengah untuk bisa mendaftarkan calonnya di Pilgub Jateng.
Gus Yusuf pun mengaku sudah bertemu dengan pimpinan partai-partai di Jateng. Bahkan, pembicaraan untuk melakukan koalisi sudah dilakukan.
"Kita sudah bangun komunikasi dengan partai-partai, dengan ketua partai, dengan Demokrat kita sudah melakukan pembicaraan, dengan PKS, Tentu juga dengan PDIP dan gerinda sudah melakukan komunikasi," ujar Gus Yusuf saat acara konsolidasi pemenangan Pemilihan Gubernur dan Bupati se-Jateng di Semarang, Jumat (17/5/2024).
Namun demikian, Gus Yusuf masih enggan untuk menyebut partai mana yang akan menjadi koalisi PKB di Pilgub Jateng.
"Ya ini masih terus kita godok, belum berani menyampaikan, kalau nanti kita menyampaikan pasti akan bareng dengan partai koalisi, agar tidak sepihak itu maksudnya," ucapnya.
Gus Yusuf pun menyebut koalisi di Pilkada tak sebanding lurus dengan hasil Pilpres. Ia pun menceritakan punya pengalaman mengesankan dengan partai Gerindra pada Pilgub Jateng.
"Kalau Pilpres bisa jadi seperti itu, tapi kita kemarin juga punya pengalaman pilgub dengan gerinda di 2019 yang luar biasa," ucapnya.
Politisi asal Magelang itu pun memiliki kriteria khusus jika ada bakal calon yang bakal menemaninya di Pilkada Jateng.
Baca Juga: PKB Perjuangkan Gus Yusuf Maju Calon Gubernur Jateng, Ini Alasannya
"Tentu yang bisa menopang 1 elektabilitas kemenangan di pilgub, Yang kedua juga tentu yang bisa menopang kinerja pemerintah. Saya menyadari pendamping yang mungkin lebih punya pemahaman tentang perekonomian," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin