Ia mengakui antusiasme masyarakat untuk menyaksikan Festival Balon Udara 2024 luar biasa dan meningkat dari tahun sebelumnya.
Menurut dia, 10.000 tiket elektronik yang dibagikan secara gratis melalui mekanisme war ticket di laman khusus langsung habis dalam waktu 3 menit, sedangkan jumlah pengunjung yang datang diperkirakan tidak kurang dari 20.000 orang.
"Untuk jumlah balon udara yang diterbangkan, dulu sekitar 20 balon, sekarang ada 31 balon," paparnya.
Terkait dengan hal itu, Rektor mengatakan Festival Balon Udara saat sekarang telah menjadi bagian dari agenda resmi Pemkab Banyumas yang berarti kemitraan dengan Pemkab Banyumas semakin bagus, sehingga nantinya variasi balon yang akan diterbangkan bertambah dan akan disinergikan dengan aktivitas lainnya supaya lebih menarik dan inovatif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan