SuaraJawaTengah.id - Kasus demam berdarah dengue (DBD) harus menjadi perhatian banyak pihak. Sebab, DBD termasuk penyakit dengan risiko tinggi.
Di Kabupaten Temanggung, sejak Januari hingga Mei 2024 kasus DBD sudah mencapai 1.023 yang tersebar di hampir seluruh kecamatan.
Penjabat Bupati Temanggung Hary Agung Prabowo menyampaikan kasus terbanyak di Kecamatan Temanggung 189 kasus, kemudian Karnggan 98 kasus, Kandangan 84 kasus, Parakan 81 kasus, dan Kaloran 71 kasus.
Ia menyampaikan hal tersebut saat memantau fogging (pengasapan) di Desa Joho, Kecamatan Temanggung.
"Ada dua yang meninggal dunia, yaitu di Kaloran dan Bejen, kemarin saya ke sana dan mengecek lokasi yang disinyalir menjadi sarang nyamuk dan dari Dinkes sudah melakukan penanganan," katanya dikutip dari ANTARA pada Kamis (6/6/2024).
Menurut dia upaya pencegahan DBD terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Temanggung melalui Dinas Kesehatan (Dinkes).
Salah satu pencegahan DBD yang digalakkan Dinkes Temanggung yakni melalui pemberantasan sarang nyamuk.
"Jangan sampai ada genangan air di sekitar rumah, kalau ada segera dibuang genangan air itu , supaya jentik-jentik nyamuk tidak menyebar disana, kalau itu menyebar akan bertebaran dan mesti akan menjadi masalah di kemudian hari," katanya.
Ia meminta agar Dinkes terus melakukan pengawasan ketat terkait penyebaran DBD ini, agar tidak menimbulkan korban jiwa.
Baca Juga: Bukan Unjuk Rasa, Ini Cara Ratusan Buruh di Temanggung Rayakan May Day
"Saya minta Dinas Kesehatan melakukan tindakan betul ke bawah apabila ditemukan kasus ataupun terjadi kejadian luar biasa, harus tanggap dan langsung ditangani terhadap masyarakat yang terkena," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gita Wirjawan di UHN Tegal: Kepemimpinan Mendatang Harus Ditata Ulang, Jangan Mabuk Elektabilitas
-
Garuda Calling! Bek Kendal Tornado FC Youth Davin Armadheni Dipanggil Seleksi Timnas U-20
-
Sentuh Seribuan Warga, Kapolda Jateng Pimpin Langsung Bakti Kesehatan Gratis di Tegal
-
Neraca Dagang Surplus, Arus Logistik Nasional Terus Bergerak
-
IJD Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Baru di Jawa Tengah