Budi Arista Romadhoni
Kamis, 06 Juni 2024 | 14:06 WIB
BPJS Kesehatan Cabang Semarang memberikan penghargaan kepada sepuluh badan usaha terbaik yang menerapkan program JKN.

SuaraJawaTengah.id -  BPJS Kesehatan Cabang Semarang memberikan penghargaan kepada sepuluh badan usaha terbaik dengan berbagai kategori jenis usaha atas kepatuhan dalam mendaftarkan pekerja dan anggota keluarganya dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Rabu (5/6/2024).

Penghargaan diberikan kepada PT. Apparel One Indonesia pada kategori bidang industri tekstil, PT. Techpack Asia pada kategori manufaktur, PT. Griya Pondok Binasejati pada kategori jasa ketenagakerjaan, PT. PCI Consulting And Solutions pada kategori jasa konsultan, PT Sumber Cipta Multiniaga pada kategori distributor.

Selanjutnya, PT. Pharos Tbk. Menerima pada kategori industri farmasi, PT. Wijaya Kusuma Contractor pada kategori jasa kontruksi, PT. BPD Jateng pada kategori jasa keuangan, PT. Indoffod CBP Sukses Makmur Tbk.

Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menyebut Keberhasilan Program JKN tidak terlepas dari  peran aktif dari badan usaha yang ada di Kota Semarang.

Tentunya peran  badan usaha untuk mendaftarkan seluruh pekerjanya beserta keluarganya dalam Program JKN merupakan wujud nyata komitmen dan kepedulian kepada kesejahteraan masyarakat, para karyawan dan karyawatinya.

“Ini dibuktikan dengan tingkat kepesertaan kota semarang yang telah mencapai 100 persen dalam program JKN ini. Dan selanjutnya kami juga akan mendorong untuk meningkatkan kepesertaan aaktif dalam Program JKN agar bisa 100% pula,” ucap wanita yang akrab disapa Ita melalui ketertangan tertulis  pada Kamis (6/6/2024). 

Menurut Ita, Program JKN telah memainkan peran penting dalam mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia untuk mencapai kesehatan yang universal. Program JKN telah memberikan akses kesehatan yang lebih luas bagi massyarakat baik di Kota Semarang pada khususnya dan daerah lain pada umumnya.

Ita sangat mengapresiasi serta memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas komitmen dan dedikasi dari BPJS kesehatan dalam menjalankan Program JKN.

"Saya optimis dengan sinergi dan kolaborasi antara BPJS Kesehatan, pemerintah daerah dan badan usaha program JKN ini bisa sukses dan tentunya akan memberikan manfaat yang lebih besar bagi seluruh masyarakat," tambahnya

Baca Juga: Wow! Rumah Sakit di Semarang Ini Jadi Pionir Implementasi Validasi Sidik Jari dan SEP Elektronik BPJS Kesehatan

Pada kesempatan itu, Ita turut  mengajak para pimpinan badan usaha untuk turut menyukseskan Program JKN selain mendaftarkan pekerjanya, badan usaha  turut serta dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya Program JKN dengan  melakukan sosialisasi dan edukasi kepada karyawan.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Semarang, Fitria Nurlaila Pulukadang menunjukkan data bahwa per 1 Juni kepesertaan JKN secara nasional telah mencapai 97,81 atau sebanyak 273.000.944 peserta dari 279.118.866 jumlah penduduk.

Sedangkan di Kota Semarang 100% penduduk atau sebanyak 1.696.366 jiwa telah terdaftar dalam Program JKN begitu pula di Kabupaten Demak telah mencapai 98,87% atau sebanyak 1.246.059 jiwa.

"Penghargaan ini diharapkan memperkuat komitmen badan usaha untuk terus meningkatkan kepatuhannya dalam menjalankan kewajiban sebagai Pemberi Kerja dalam mendaftarkan, melaporkan upah sesungguhnya dan membayarkan iuran Pekerja dan anggota keluarganya sebagai Peserta Pekerja Penerima Upah dalam program JKN," ucap Fitria.

Melalui apresiasi tersebut, kata dia, juga untuk memperkuat kemitraan antara BPJS Kesehatan Cabang Semarang dengan badan usaha. Ia juga membuka aduan jika ditemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh mitra BPJS Kesehatan yang mengakibatkan karyawan sulit mendapatkan pelayanan kesehatan.

Dapat di laporkan sejumlah 8.111 Entitas Badan Usaha telah terdaftar di wilayah Kantor Cabang Semarang dengan total jumlah pekerja 360.583 Pekerja. Adapun untuk badan usaha terdaftar di Kabupaten Demak sejumlah 618 badan usaha, badan usaha di Kota Semarang sejumlah 7.493 badan usaha.

Load More