SuaraJawaTengah.id - Seruan blacklist calon perental mobil dan motor asal Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, menyeruak di sejumlah platform sosial media (Sosmed), belakangan ini.
Seruan itu menyusul insiden tewasnya bos rental mobil asal jakarta akibat dihakimi massa di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Kamis (6/6/2024).
Menanggapi hal tersebut, Ketua Pengusaha jasa rental (PJR) Pati, Nor Tejo Laksono mengaku belum ada prosedur resmi dari PJR pusat.
"Belum ada pengaruhnya bagi kita, artinya masih sesuai prosedur kita jalan dalam usaha perentalan. Sementara ini masih belum, kita edukasi yang positif," terangnya, Senin (10/6/2024).
Terlepas dari itu, pengusaha jasa rental se-Indonesia dan Jawa Tengah sangat prihatin adanya kasus yang menyita perhatian publik.
"Kami turut berbelasungkawa terhadap korban meninggal dunia. Sama-sama seprofesi," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Semen Gresik Maknai Hari Kartini dengan Mendorong Peran Perempuan dalam Pengelolaan Lingkungan
-
Semangat Hari Kartini, BRI Perkuat Pemberdayaan Perempuan untuk Ekonomi Inklusif
-
Dorong Bisnis Berkelanjutan, BRI Terapkan Praktik ESG dalam Strategi Operasional
-
BRI Raih Tiga Penghargaan di Infobank 500 Women 2026, Tegaskan Kepemimpinan Perempuan
-
Skandal Investasi Bodong 'Snapboost' di Blora: Nama Guru SMA Terseret, Ratusan Juta Melayang