SuaraJawaTengah.id - Kasus pengeroyokan pengusaha rental mobil di wilayah Sukolilo, Kabupaten Pati menjadi perhatian banyak pihak. Bahkan kasus itu berujung pada bos rental asal Jakarta.
Ketua Pengusaha jasa rental (PJR) Pati, Nor Tejo Laksono mengatakan, penganiayaan secara bersama terhadap rombongan bos rental mobil asal Jakarta di Desa Sumbersoko harus diselesaikan secara tuntas.
"Mendorong kasus ini agar selesai setuntas-tuntasnya. Itu merupakan pesan rental nasional dan Jawa Tengah, seluruh Indonesia," kata Ketua PJR Pati, Nor Tejo Laksono, Senin (10/6/2024).
Diketahui, Saat ini Polresta Pati telah menetapkan sebanyak tiga tersangka yang menyebabkan bos rental asal Jakarta meninggal dunia, dan tiga korban lainnya luka kritis.
Adapun ketiga tersangka itu masing-masing berinisial EN (51), BC (37), dan AG (35). Dan sebanyak 19 orang dijadikan saksi dalam peristiwa amuk massa.
Tejo Laksono, mengaku percaya dengan kinerja polisi untuk menguak tersangka lain dalam kejadian yang menjadi sorotan publik itu.
"Kita ngikuti jalur saja, kita percaya bahwa ini diusut tuntas seakar-akarnya. Kita belum begitu tahu, kita prihatin dengan para korban," ungkapnya.
Ditambahkan, pengusaha jasa rental se-Indonesia prihatin dengan aksi main hakim di Pati bagian Selatan.
"Kami turut berbelasungkawa terhadap korban meninggal dunia. Sama-sama seprofesi," jelasnya.
Baca Juga: Polresta Pati Segera Tetapkan Tersangka Pembunuhan Pemilik Rental Mobil di Sukolilo
Diberitakan sebelumnya, BH (52) bos rental mobil asal Jakarta harus meregang nyawa usai dihajar massa setelah diteriaki maling di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Kamis (6/6).
Tiga rekan BH juga bernasib nahas, mereka harus menderita luka parah akibat aksi main hakim warga.
Tak cukup sampai di situ, mobil Daihatsu Sigra yang ditunggangi para korban menuju lokasi saat menelusuri mobil rental yang hilang, turut dibakar massa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Sukses BRIvolution: Transaksi QRIS dan Merchant BRI Melesat
-
Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional
-
Sesepuh JI Buka Suara Soal Pemberantasan Korupsi, Dibuat Usai eks Jampidsus Ditetapkan Tersangka