Vasektomi pernah dianggap “haram” lewat fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada era 1970-an.
Pada 2012, MUI mengubah fatwanya menjadi membolehkan vasektomi sepanjang “tujuannya sesuai syariat” dan “tidak memandulkan secara permanen”.
Marzuki sendiri berpandangan bahwa vasektomi (dan tubektomi) boleh dilakukan sepanjang bertujuan sebagai ikhtiar untuk mensejahterakan keluarga.
"Misalnya kalau saya vasektomi atau tubektomi itu kan bukan berarti membatasi, tapi saya ingin mengatur keturunan saya sesuai kesejahteraan dan kemaslahatan yang saya bayangkan. Jadi tidak bisa dianggap apakah itu membatasi secara dini," ujar Marzuki.
Namun perubahan fatwa MUI ternyata juga “belum signifikan” membuat lebih banyak laki-laki melirik vasektomi, kata Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo.
Hasto mengeklaim pihaknya sudah terus mensosialisasikan opsi ini melalui program vasektomi gratis dan pemberian insentif Rp300.000 untuk akseptornya. Tetapi dia juga mengakui bahwa mencari orang yang mau memilih vasektomi juga “tidak mudah”.
“Ada anggapan kalau divasektomi itu vitalitas laki-laki berkurang, kemudian apapun [alat kontrasepsi] yang pakai operasi itu angkanya memang rendah,” tutur Hasto.
Di lapangan, Hasto mengatakan BKKBN memiliki kelompok “KB Pria Perkasa” untuk memotivasi laki-laki agar mau divasektomi.
Meski demikian, data menunjukkan bahwa capaian KB laki-laki (vasektomi dan kondom) baru mencapai 2,2% dari target BKKBN sebesar 5,33% pada 2022.
Baca Juga: Tingkatkan Upaya Pencegahan Narkoba, Pj Gubernur Jateng Gagas Lomba Desa Bersinar
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Apel Siaga Bulan K3 Nasional, Semen Gresik Tegaskan K3 sebagai Budaya dan Prioritas Utama
-
Warga Pati Berpesta: Kembang Api Sambut Tumbangnya Bupati Sudewo
-
7 Fakta Mengejutkan Kasus Korupsi Bupati Pati: Dari Jual Beli Jabatan hingga Suap Proyek Kereta Api
-
Pantura Jateng Siaga Banjir dan Longsor! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat Ekstrem
-
3 MPV Bekas Rp50 Jutaan Tahun 2005 ke Atas: Mewah, Nyaman, dan Kini Gampang Dirawat!