SuaraJawaTengah.id - Survei terbaru Kanigoro Network menempatkan pasangan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin sebagai kandidat unggulan dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah 2024.
Pasangan ini unggul dari pesaingnya, Andika Perkasa-Hendrar Prihadi, terutama di segmen pemilih perempuan serta kelompok usia Gen X dan Baby Boomers.
Menurut Joko Kanigoro, pendiri Kanigoro Network, survei yang dilakukan pada 1-6 September 2024 di 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah menunjukkan bahwa Ahmad Luthfi dan Taj Yasin memimpin dengan elektabilitas 45,2%.
Sementara pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi meraih 37,7%. Sebanyak 17,1% responden masih belum menentukan pilihan.
"Keunggulan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin ini tidak mengherankan karena pasangan ini sudah lama dipersiapkan untuk Pilgub, meskipun sempat ada wacana menggandeng Kaesang Pangarep," ujar Joko Kanigoro dikutip dari keterangan tertulis pada Senin (9/7/2024).
Dukungan dari Baby Boomers
Salah satu kunci keunggulan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin adalah kuatnya dukungan dari kelompok pemilih perempuan dan generasi lebih tua.
Survei menunjukkan elektabilitas mereka mencapai 68,4% di kalangan pemilih di atas usia 40 tahun, serta 59,7% di antara pemilih perempuan.
Menurut Joko, sosok Ahmad Luthfi yang dikenal sebagai figur dekat dengan keluarganya, terutama peran sebagai ayah tunggal yang penuh perhatian, serta ketaatan terhadap ibunya, menjadi daya tarik tersendiri bagi pemilih perempuan.
Baca Juga: Tegaskan Tak Ada Perang Bintang, Bibit Waluyo Pimpin Ikrar Semangat Menangkan Luthfi-Taj Yasin
"Faktor ini sangat mempengaruhi pilihan pemilih perempuan yang melihat figur Ahmad Luthfi sebagai panutan," jelasnya.
Di samping itu, hubungan dekat Ahmad Luthfi dengan Presiden Joko Widodo dan Presiden Terpilih Prabowo Subianto juga dianggap memudahkan akses untuk pembangunan di masa mendatang, yang menjadi alasan kuat mengapa pasangan ini didukung oleh generasi Gen X dan Baby Boomers.
Meski Ahmad Luthfi dan Taj Yasin unggul di segmen pemilih lebih tua dan perempuan, pasangan Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi justru lebih mendominasi di kalangan Gen Z dan milenial.
Elektabilitas mereka di kelompok usia 17-39 tahun mencapai 56,2%, dibandingkan dengan 43,8% untuk Ahmad Luthfi-Taj Yasin.
Keunggulan ini, menurut Joko, disebabkan oleh popularitas Andika Perkasa sebagai mantan Panglima TNI yang dikenal secara luas oleh publik, khususnya di kalangan anak muda yang cenderung melihat sosok tokoh nasional sebagai pemimpin ideal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gita Wirjawan di UHN Tegal: Kepemimpinan Mendatang Harus Ditata Ulang, Jangan Mabuk Elektabilitas
-
Garuda Calling! Bek Kendal Tornado FC Youth Davin Armadheni Dipanggil Seleksi Timnas U-20
-
Sentuh Seribuan Warga, Kapolda Jateng Pimpin Langsung Bakti Kesehatan Gratis di Tegal
-
Neraca Dagang Surplus, Arus Logistik Nasional Terus Bergerak
-
IJD Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Baru di Jawa Tengah