SuaraJawaTengah.id - Ditengah kesibukannya sebagai calon Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi tetap menunjukkan sisi pribadinya yang penuh cinta dan penghormatan kepada keluarga, terutama kepada almarhumah istrinya, Nurina Mulkiwaty.
Ziarah ke makam mendiang istrinya di Makam Pracimaloyo, Sukoharjo, adalah salah satu momen yang memperlihatkan ketulusan seorang Ahmad Luthfi di balik sosoknya sebagai pejabat publik.
Dengan pakaian serba hitam dan peci yang dikenakannya, Ahmad Luthfi terlihat khusyuk saat memasuki kompleks makam yang terletak di perbatasan Solo-Sukoharjo itu.
Suasana terasa haru saat Luthfi duduk bersila di hadapan makam istrinya, berdoa dengan lirih, menengadahkan tangan, dan memanjatkan doa untuk mendiang yang telah berpulang sejak lima tahun lalu.
Doa yang dipanjatkan tidak hanya menjadi ungkapan cinta, tetapi juga menunjukkan betapa besarnya pengaruh sang istri dalam hidup Ahmad Luthfi. Mendiang Nurina Mulkiwaty, yang wafat pada 17 November 2019, adalah sosok penting dalam hidupnya, dan Luthfi selalu menjaga ikatan batin dengan rutin berziarah, terutama sebelum mengambil keputusan besar dalam hidupnya.
"Ini bukan hanya tentang ziarah, tetapi juga sebagai bentuk pamit secara batiniyah kepada istri saya, yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup saya. Saya ingin mencalonkan diri sebagai Gubernur, dan meskipun beliau tidak lagi bersama saya secara fisik, doa dan keberkahan selalu saya harapkan dari almarhumah," ujarnya dengan penuh haru.
Luthfi juga mengajak ustadz serta keluarga yang hadir untuk bersama-sama mendoakan sang istri, menunjukkan bahwa penghormatan kepada mendiang tidak hanya dilakukan secara pribadi, tetapi juga melibatkan orang-orang terdekat. Lantunan doa dan tabur bunga menjadi penutup yang penuh makna dalam ziarah tersebut.
Sebagai seorang mantan Wakapolda Jateng yang kini mencalonkan diri sebagai Gubernur, Ahmad Luthfi menunjukkan bahwa di balik profesionalisme dan karir yang cemerlang, ia tetap seorang suami dan ayah yang penuh kasih. Kepergian sang istri tidak mengurangi rasa hormat dan cintanya, tetapi justru menambah kedalaman spiritualitasnya.
Diketahui kisah Luthfi yang penuh kesederhanaan dan ketulusan dalam mengingat sosok istrinya adalah cerminan bagaimana seorang pemimpin juga bisa menjadi teladan dalam kehidupan keluarga.
Baca Juga: Mengenal Irjen Pol Ribut Hari Wibowo: Kapolda Termuda yang Kini Pimpin Polisi Jawa Tengah
Dengan dua anak yang ditinggalkan oleh almarhumah, Luthfi menjalani hidup sebagai orang tua tunggal dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan dan kekeluargaan.
Keputusan Ahmad Luthfi untuk maju sebagai calon gubernur tentu didorong oleh berbagai faktor, namun jelas bahwa di balik itu semua, ada doa dari mendiang istri tercinta yang selalu menyertai setiap langkahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Sukses BRIvolution: Transaksi QRIS dan Merchant BRI Melesat
-
Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional
-
Sesepuh JI Buka Suara Soal Pemberantasan Korupsi, Dibuat Usai eks Jampidsus Ditetapkan Tersangka
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Semangat Mantri BRI Hadirkan Layanan hingga Pelosok Toraja