SuaraJawaTengah.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Kota Semarang akan mengalami cuaca berawan tebal pada hari Selasa (8/10/2024).
Menurut prakirawan BMKG, Nurul Tazaroh, masyarakat di Kota Semarang diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca yang cepat, meskipun tidak ada peringatan cuaca ekstrem untuk wilayah ini.
Semarang diprakirakan mengalami suhu udara yang cukup stabil, berkisar antara 24 hingga 32 derajat Celcius, dengan kelembapan yang tinggi mencapai sekitar 85 persen.
Cuaca berawan tebal ini dapat berdampak pada aktivitas luar ruangan, terutama bagi pengendara dan pejalan kaki, karena potensi berkurangnya visibilitas.
Sementara itu, wilayah di sekitar Semarang seperti Yogyakarta diprakirakan cerah berawan, dan Bandung berpotensi hujan ringan. Situasi cuaca di wilayah Jawa ini menunjukkan adanya variasi, tetapi Semarang tetap didominasi awan tebal.
BMKG terus memantau perkembangan cuaca, khususnya menjelang musim penghujan, yang biasanya disertai dengan intensitas hujan lebih tinggi di berbagai daerah, termasuk Semarang.
Berita Terkait
Terpopuler
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
- Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- 5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
Pilihan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
Terkini
-
Erupsi Gunung Anak Krakatau, 29 Penerbangan di Bandara Ahmad Yani Semarang Batal
-
86 Personel Berjibaku Jinakkan Api di Lereng Gunung Sumbing, 1,72 Hektare Hutan Terbakar
-
'Kalian Anak Saya!' Aksi Spontan Gubernur Ahmad Luthfi Datangi Kos Mahasiswa NTT Bikin Haru
-
Bukan Menolak Geothermal, DPRD Jateng Minta Hitung Ulang Dampak PLTP Gunung Ungaran
-
Jateng Disebut 'Minimarket Bencana', Ahmad Luthfi Minta Relawan Bergerak Cepat!