SuaraJawaTengah.id - Dalam rangka meningkatkan program inovasi sosial dan lingkungan yang berkelanjutan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama PT Pertamina Patra Niaga melakukan kunjungan salah satu kelompok binaan Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah yaitu Omah Jamu pada Kamis (10/10/2024). Omah Jamu sendiri dikelola oleh Koperasi Jati Husada yang bertempat di Dusun Watu, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu Kabupaten Bantul, Yogyakarta.
Pada kunjungan ini, tim Omah Jamu memperlihatkan secara langsung proses pembuatan jamu tradisional serta membagikan informasi tentang khasiat dari jamu yang dipasarkan.
Hadir dalam kunjungan tersebut, Fuel Terminal Manager (FTM) Rewulu, Dadang Mulyana menyampikan bahwa Omah Jamu merupakan hasil kolaborasi antara CSR Fuel Terminal (FT) Rewulu dengan warga Dusun Watu, Desa Agromulyo dari tahun 2013.
“Omah jamu ini dikelola oleh Koperasi Jati Husada Mulya Mandiri yang merupakan kelompok binaan CSR PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Rewulu. Omah Jamu sendiri telah dibina dari tahun 2013 hingga 2018, dan kini sudah mandiri,” tuturnya.
Kepala Subbagian (Kasubag) Tata Usaha Sekretariat Direktorat Jenderal Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan (Setditjen PPKL), Ginanjar Puji Nugroho memberikan apresiasi kepada FT Rewulu atas kolaborasi yang terbangun dengan Koperasi Jati Husada melalui program CSR Omah Jamu ini.
“Kegiatan rumah jamu ini merupakan kegitan yang sangat bermanfaat untuk sekelilingnya karena ini adalah kegiatan turun temurun 3 generasi. Saya berharap kegiatan ini terus berlanjut baik dengan dukungan Pertamina Patra Naga maupun masyarakat setempat. Semoga kedepanya kegiatan ini semakin bermanfaat dan menunjukan kolaborasi yang semakin maksimal sehingga kita dapat mewujudkan perbaikan lingkungan maupun perbaikan sosial,” tuturnya.
Sekretaris Koperasi Jati Husada Mulya Mandiri, Yuli Pertamianty menyampaikan, Kelompok Jati Husada Mulya Mandiri ini beranggotakan warga asli Dusun Watu, Desa Agromulyo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Yogyakarta yang merupakan pengrajin jamu.
“Total anggota kami ada 47 orang dan kelompok kami menjual 15 produk jamu tradisional dengan berbagai khasiat, mulai dari jamu putri singset yang berkhasiat mengurangi nafsu makan hingga jamu kunir putih mangga yang berkhasiat untuk mencegah kanker. Selain itu, Omah Jamu juga menerima paket kunjungan wisata bagi masyarakat misalnya anak-anak taman kanak-kanak, sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), ataupun sekolah menengah atas (SMA) yang tertarik dengan pembuatan jamu tradisional,” tutup Yuli.
Dalam kesempatan terpisah, Area Manager Communication, Relation and CSR Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho menyampaikan, Omah Jamu ini merupakan bentuk dukungan Pertamina terhadap masyarakat desa sekitar daerah Operasi perusahaan.
Baca Juga: Promo Kemerdekaan di Jateng dan DIY, MyPertamina Berikan Cashback Besar-besaran
“Omah Jamu menjadi wujud nyata bagaimana Pertamina melakukan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang mana bisa berdampak langsung ke masyarakat. Dengan ini kita bisa meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat khususnya untuk Dusun Watu, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu Kabupaten Bantul, Yogyakarya,” kata Brasto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya
-
Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026
-
Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan
-
5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha