SuaraJawaTengah.id - Kepemimpinan Presiden RI ke-7 Joko Widodo memberikan kenangan yang indah bagi masyarakat Jawa Tengah. Salah satu yang menjadi warisannya adalah Jalan Tol Trans Jawa.
Dari Brebes hingga Sragen, jalan Tol yang menjadi jalur transportasi akhirnya tersambung. Bahkan, kini jalan tol di Jawa Tengah menyisakan beberapa titik saja, seperti Solo-Jogja, Bawen-Jogja, dan Semarang menuju arah Rembang atau Surabaya.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan bahwa Kementerian PUPR telah berhasil membangun 5.999 KM jalan nasional baru selama sepuluh tahun pemerintahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).
Angka tersebut menunjukkan komitmen Jokowi melalui Kementerian PUPR dalam meningkatkan infrastruktur nasional.
"Jika kita lihat dari total, pembangunan jalan tol mencapai 2.432 KM baru, namun jumlah jalan nasional yang dibangun jauh lebih banyak dengan 5.999 KM," kata Basuki saat memberikan keterangan pers di Jakarta, dikutip dari Antara pada Jumat (4/10/2024) lalu.
Pencapaian ini tidak hanya menandai progres dalam pembangunan jalan tol, tetapi juga menegaskan pentingnya jalan nasional dalam menunjang mobilitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Dalam rangka mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, Kementerian PUPR juga telah membangun berbagai fasilitas lain, termasuk jembatan, jembatan gantung, serta flyover dan underpass.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan bahwa Kementerian PUPR telah berhasil membangun 5.999 KM jalan nasional baru selama sepuluh tahun pemerintahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).
Angka tersebut menunjukkan komitmen Jokowi melalui Kementerian PUPR dalam meningkatkan infrastruktur nasional.
Baca Juga: BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jawa Tengah: Waspada Bencana Hidrometeorologi
"Jika kita lihat dari total, pembangunan jalan tol mencapai 2.432 KM baru, namun jumlah jalan nasional yang dibangun jauh lebih banyak dengan 5.999 KM," kata Basuki saat memberikan keterangan pers di Jakarta, dikutip dari Antara pada Jumat (4/10/2024).
Pencapaian ini tidak hanya menandai progres dalam pembangunan jalan tol, tetapi juga menegaskan pentingnya jalan nasional dalam menunjang mobilitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Dalam rangka mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, Kementerian PUPR juga telah membangun berbagai fasilitas lain, termasuk jembatan, jembatan gantung, serta flyover dan underpass.
Di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi selama periode 2014-2024, Kementerian PUPR menunjukkan dedikasi untuk menyelesaikan berbagai proyek infrastruktur yang dapat meningkatkan daya saing bangsa dan mendukung pertumbuhan ekonomi.
Menteri Basuki menekankan bahwa infrastruktur memiliki peran penting sebagai sarana produksi dan penunjang pertumbuhan ekonomi, termasuk dalam pengembangan jaringan jalan dan jalan tol.
Dengan pencapaian tersebut, Kementerian PUPR terus berkomitmen untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan, demi kemajuan bangsa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Ratusan Guru di DIY Dilatih AI untuk Pangkas Beban Administrasi
-
Ke China Makin Praktis, QRIS Cross Border BRImo Kini Bisa Dipakai di Merchant Lokal
-
BRI Raih Global Private Banking Innovation Awards 2026, Cermin Pentingnya Wealth Management
-
Sajajar Desak Kemenag Tindak Tegas Pelaku Pembubaran Kemah Ahmadiyah di Karanganyar
-
Pemkot Semarang Buka Pintu Sekolah Negeri untuk Anak Perantau dan Sediakan 6.000 Kursi Swasta Gratis