SuaraJawaTengah.id - Dalam pernyataan penutup, Ahmad Luthfi, calon gubernur Jawa Tengah nomor urut dua, mengungkapkan tekadnya untuk membawa kesejahteraan yang merata bagi seluruh warga Jawa Tengah.
Menyebut Jawa Tengah sebagai 'rumah', Luthfi menegaskan bahwa seorang pemimpin sejati tidak akan bisa tidur nyenyak jika warganya masih mengalami kesulitan.
Ia berkomitmen mengatasi segala hambatan yang selama ini menyulitkan masyarakat, mulai dari akses pendidikan dan kesehatan, bantuan subsidi bagi petani dan nelayan, modal usaha bagi UMKM, hingga perlindungan hak bagi buruh.
"Tidak ada lagi yang sulit akses pendidikan, kesehatan, tidak ada petani susah pupuk dan nelayan susah subsidi solar, tidak ada UMKM yang susah modal, tidak ada lagi buruh yang pendapatan kecil dan kena PHK tanpa hak, tidak ada lagi ibu yang khawatir anaknya tak dapat kerja, tidak ada lagi pesantren yang bangunannya rusak," ujar Luthfi.
Ia mengungkapkan bahwa cita-citanya bersama Taj Yasin adalah untuk mewujudkan Jawa Tengah yang gemah ripah loh jinawi, toto tentrem kerto raharjo, dengan prinsip ngopeni dan nglakoni, sebuah kepemimpinan yang berakar pada keberpihakan dan tindakan nyata di tengah rakyat.
Taj Yasin atau Gus Yasin menambahkan bahwa komitmen mereka bukan sekadar slogan, melainkan 'perintah langit' yang dijadikan pedoman hidup.
Mengambil inspirasi dari perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam hijrahnya dari Makkah ke Madinah, Gus Yasin menggambarkan bahwa pemimpin sejati adalah pemimpin yang mendahulukan kepentingan orang lain.
"Rasulullah minta susu kambing, air susunya diberikan dulu ke sahabat, itulah ciri pemimpin, beliau tidak akan mengutamakan diri sendiri tapi untuk kepentingan yang lain," kata Gus Yasin.
Ia menegaskan bahwa konsep ngopeni dan nglakoni bukanlah sekadar konsep, tetapi telah mereka jalankan sejak awal pencalonan sebagai wujud ketulusan mereka melayani masyarakat.
Baca Juga: Netizen Soroti Ahmad Luthfi-Taj Yasin Nongkrong Bareng Jokowi: Game is Over!
Kedua pasangan calon mengakhiri pernyataan mereka dengan ungkapan terima kasih kepada seluruh warga Jawa Tengah, para penyelenggara pemilu, dan para relawan serta simpatisan yang telah setia mendukung.
Gus Yasin menyampaikan pantun penutup yang menggambarkan janji mereka. "Beli cincin di toko Pak Dahlan, ikan asin dimasak pakai santan, janji pemimpin bukan sekedar bualan, bersama Luthfi-Yasin Jawa Tengah maju berkelanjutan," paparnya.
Dalam debat ini, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin menunjukkan semangat dan kesungguhan mereka untuk membawa Jawa Tengah menuju masa depan yang lebih baik, penuh keberlanjutan dan kesejahteraan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR
-
Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin
-
Tragedi Porprov Jateng 2026: Dua Atlet Berprestasi Meninggal Dunia, Polisi Periksa Keterangan Dokter
-
Bukan Cuma Hiburan, Sarif Abdillah Sebut Kesenian Tradisional Simpan Petuah Penting