SuaraJawaTengah.id - Pemenuhan akses sanitasi dasar menjadi salah satu program prioritas pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah nomor urut 2, Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen.
Program ini tak hanya dianggap sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas hidup, tetapi juga sebagai pondasi dalam menyukseskan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).
Kelompok relawan Garuda Nusantara 08 Indonesia Emas, yang fokus pada isu sanitasi sejak 2014, turut mendukung penuh visi ini. Ketua GN 08, Agus Suryo Winarto, menegaskan pentingnya sanitasi dasar sebagai landasan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
“Sanitasi dasar itu bukan sekadar kebutuhan, tapi fondasi untuk mencapai kesehatan masyarakat yang lebih baik,” ungkap Agus seusai mendampingi Ahmad Luthfi meninjau pembangunan jamban gratis di Kampung Tambaklorok, Kota Semarang, Jumat (15/11/2024).
Program jambanisasi yang dijalankan GN 08 sejak satu dekade terakhir selaras dengan visi Luthfi-Yasin untuk menghadirkan rumah layak huni dan akses sanitasi yang merata di Jawa Tengah. Agus menyebut, hingga kini pihaknya telah membangun jamban gratis untuk 21 rumah di Kampung Tambaklorok.
“Kami berharap program ini bisa diperluas ke seluruh wilayah Jawa Tengah, terutama di daerah-daerah yang masih minim akses sanitasi,” tambahnya.
Menurut Agus, sanitasi dasar tidak hanya menjadi isu lokal, tetapi juga global. Dalam agenda SDGs yang dicanangkan PBB, akses air bersih dan sanitasi layak termasuk salah satu poin penting.
Ia pun mengapresiasi langkah pemerintah pusat yang telah menyetujui program ini menjadi bagian dari kebijakan nasional, dan berharap implementasinya dapat diperkuat di tingkat provinsi melalui kepemimpinan Luthfi-Yasin.
“Pemenuhan sanitasi dasar adalah awal dari berbagai program kesehatan lainnya, seperti pencegahan stunting dan peningkatan gizi masyarakat,” ujar Agus.
Baca Juga: Alokasi Anggaran Sampai Rp750 Juta, Jateng Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis
Program ini juga diharapkan menjadi dasar bagi keberhasilan program-program nasional lainnya, seperti yang diusung oleh Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024.
Sanitasi dasar bukan sekadar program kampanye, melainkan investasi jangka panjang untuk kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Dukungan terhadap program ini, baik di tingkat lokal maupun nasional, menjadi langkah konkret menuju Jawa Tengah yang lebih sehat dan layak huni.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama