SuaraJawaTengah.id - Survei terbaru Indikator Politik Indonesia mengungkap fakta menarik dari dinamika politik di Pilgub Jawa Tengah 2024. Meskipun Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus yang terdiri dari delapan partai besar mendukung pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin, banyak pemilih dari koalisi ini justru menyeberang mendukung pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi yang hanya diusung PDIP.
Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, menyebut fenomena ini menjadi tantangan besar bagi pasangan Luthfi-Yasin. Dukungan besar dari tokoh nasional seperti Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto belum mampu mengamankan loyalitas pemilih KIM Plus secara maksimal.
"Ketum partai sudah habis-habisan mendukung Luthfi, tetapi kebocoran suara di bawah tetap terjadi. Ada banyak konstituen partai pendukung Luthfi yang memilih Andika-Hendi," jelas Burhan dalam rilis survei, Minggu (17/11/2024).
Fakta Menarik dari Survei
- Gerindra: 36,6% pemilih mendukung Andika-Hendi, sementara 59,3% memilih Luthfi-Yasin.
- Demokrat: 40,4% pemilih beralih ke Andika-Hendi, sedangkan 58,4% tetap mendukung Luthfi-Yasin.
- NasDem: 39% pemilih mendukung Andika-Hendi.
- PKS: 34,2% pemilih mendukung Andika-Hendi, 52,4% tetap pada Luthfi-Yasin.
- Golkar: 35,7% pemilih mendukung Andika-Hendi, sementara 57,8% mendukung Luthfi-Yasin.
Burhan menekankan bahwa perolehan suara Luthfi-Yasin tidak linier dengan dukungan suara partai di KIM Plus, yang pada Pileg 2024 mencapai 72 persen di Jawa Tengah.
"Dengan elektabilitas Luthfi-Yasin hanya 47,19 persen, artinya ada kebocoran suara yang cukup signifikan," ungkapnya.
Tantangan Dua Pekan Terakhir
Dengan waktu kampanye yang tersisa, baik Luthfi-Yasin maupun Andika-Hendi dihadapkan pada tantangan untuk mengkonsolidasikan dukungan. Sementara Luthfi-Yasin berupaya menutup kebocoran suara, Andika-Hendi terlihat berhasil memanfaatkan celah untuk menarik dukungan dari pemilih partai koalisi lawan.
Survei ini dilakukan pada 7-13 November 2024 dengan 3.500 responden yang dipilih secara acak di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah. Survei memiliki margin of error ±2,3 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Baca Juga: Waspada! Semarang Berkabut Hari Ini, Cek Prakiraan Cuaca Lengkapnya
Hasil survei ini menunjukkan bahwa Pilgub Jawa Tengah bukan hanya soal kekuatan dukungan partai, tetapi juga bagaimana pasangan calon mampu membangun keterhubungan dengan pemilih secara langsung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
Genjot Produktivitas Pangan, Pemprov Jateng Alokasikan Rp65,5 M untuk Perbaikan Jaringan Irigasi
-
Hadirkan Beautiful Nightmare, Saloka at Night Gelar Pesta Piyama Halloween Berhadiah Menarik
-
Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain
-
Kunjungan di Wonosobo, Menteri Riefky Main Bundengan Dibimbing Sri Mulyani, Ananda Mikola Bernyanyi
-
Atasi Limbah Rumah Tangga, Pemprov Jateng Diganjar Rekor MURI Pengumpulan Minyak Jelantah Terbanyak