SuaraJawaTengah.id - Echolocation Survey & Strategies merilis hasil survei terbaru terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Semarang.
Berdasarkan survei yang dilakukan pada 16-22 November 2024, pasangan Yoyok Sukawi-Joko Santoso (Yoyok-Joss) unggul tipis dengan elektabilitas sebesar 52,28%, sementara pasangan Agustina Wilujeng-Iswar Aminudin meraih 47,71%.
Peneliti Echolocation Survey & Strategies, Joko Prihatmoko, menjelaskan bahwa tingkat partisipasi pemilih dalam survei tersebut sangat tinggi.
“Jika pemungutan suara dilakukan saat survei, penggunaan hak pilih diproyeksikan mencapai 92,28%,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Sabtu (23/11/2024).
Baca Juga: Pengamat UIN Walisongo Ungkap Dampak Politik Uang: Dari Korupsi hingga Praktik 'Balas Jasa'
Survei ini juga mencatat dinamika pilihan pemilih yang cukup signifikan. Sebanyak 46,85% responden teridentifikasi sebagai swing voters, atau pemilih yang masih berpotensi mengubah pilihan mereka. Sementara itu, pemilih yang sudah mantap dengan calonnya (strong voters) mencapai 53,15%.
Dengan margin of error sebesar ±2,7%, selisih elektabilitas kedua pasangan calon berada dalam kategori ketat. Joko menambahkan bahwa pemenang Pilkada Kota Semarang kemungkinan besar akan ditentukan oleh strategi kampanye terakhir menjelang hari pencoblosan.
"Selisih suara yang tidak terlampau jauh dan tingginya persentase swing voters menunjukkan bahwa fase akhir masa kampanye akan menjadi penentu hasil Pilkada," kata Joko.
Pilkada Kota Semarang kini menjadi ajang kompetisi yang semakin menarik, dengan para kandidat terus berupaya merebut hati pemilih dalam sisa waktu sebelum pencoblosan 27 November 2024 besok.
Baca Juga: Pilwalkot Semarang 2024: Mungkinkah Tanpa Money Politics?
Berita Terkait
-
Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan
-
Hasto Klaim Dapatkan Intimidasi Sejak 2023: Makin Kuat Setelah Pilkada 2024
-
Mendagri Tito Tolak Usulan Fraksi Gerindra Minta PSU Pilkada Pakai Dana Pendidikan: Kami Gak Korbankan yang Wajib
-
Minta KPU-Bawaslu Seefisien Mungkin Ajukan Anggaran PSU Pilkada, Hitung-hitungan Kemendagri Tak Sampai Rp 1 T
-
Alasan Efisiensi, KPU Tiadakan Kampanye Akbar di PSU Pilkada 2024
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025
-
Hindari Bahaya, Polda Jateng Tegaskan Aturan dalam Penerbangan Balon Udara