Pengamat politik dari UIN Walisongo Semarang, M. Kholidul Adib. [Istimewa]
Makna Demokrasi Lokal
Meski persaingan ini menunjukkan perbedaan pendekatan strategi, baik Jaguar maupun Yoyok-Joos telah memberikan warna tersendiri bagi demokrasi lokal di Kota Semarang.
“Keduanya memperlihatkan pentingnya soliditas, strategi logistik, dan performa publik dalam memenangkan kontestasi politik,” tutup Kholidul Adib.
Pilwalkot Semarang 2024 tidak hanya menjadi ajang perebutan kekuasaan, tetapi juga mencerminkan dinamika politik yang kompleks di tengah persaingan antara PDIP dan koalisi lainnya, yang berdampak signifikan pada masa depan demokrasi di Jawa Tengah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
20 Ribu Prompt Belum Tentu Jadi Hak Cipta, Pakar Soroti Batas Karya AI
-
UU Ketenagakerjaan Dikejar Deadline, Akademisi Soroti Minimnya Riset Empiris
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses