SuaraJawaTengah.id - Semarang dan sejumlah wilayah lainnya di Indonesia diperkirakan akan diguyur hujan ringan hingga sedang pada Jumat (20/12/2024).
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi ini menjadi bagian dari pola cuaca yang terjadi di musim penghujan.
“Di wilayah Jawa, seperti Jakarta, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya, diperkirakan hujan ringan hingga sedang,” ujar Prakirawan BMKG, Sekar Anggraeni, dikutip dari ANTARA pada Jumat (20/12/2024).
BMKG mengimbau warga Semarang untuk tetap waspada terhadap potensi genangan air di beberapa wilayah rendah akibat hujan.
Selain itu, masyarakat diharapkan menghindari aktivitas luar ruangan tanpa perlengkapan pendukung, seperti jas hujan atau payung, terutama pada waktu sore hingga malam hari yang sering menjadi puncak intensitas hujan.
Semarang sebagai kota dengan aktivitas ekonomi dan lalu lintas padat, juga disarankan untuk memantau kondisi cuaca melalui aplikasi BMKG yang diperbarui setiap tiga jam agar dapat mengantisipasi perjalanan dengan lebih baik.
Selain Semarang, wilayah Jawa lainnya, seperti Yogyakarta dan Surabaya, juga mengalami kondisi cuaca serupa. Adapun wilayah lainnya di Indonesia, seperti Sumatera dan Kalimantan, berpotensi mengalami hujan lebat disertai petir dan angin kencang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
Terkini
-
Sajajar Desak Kemenag Tindak Tegas Pelaku Pembubaran Kemah Ahmadiyah di Karanganyar
-
Pemkot Semarang Buka Pintu Sekolah Negeri untuk Anak Perantau dan Sediakan 6.000 Kursi Swasta Gratis
-
Sarif Abdillah Dorong Destinasi Wisata Jateng Perkuat Standar Keselamatan Wisatawan
-
BRI Hadirkan Registrasi BRImo Global, Tersedia di 15 Negara Sekaligus
-
Kisah Fikky Arif Warga Desa yang Jadi Miliarder: Dulu Ngelas Sendiri, Sekarang Punya 300 Karyawan