SuaraJawaTengah.id - Faisol (60), warga Dusun Krayapan, Desa Purwokerto, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, tak menyangka rumahnya terendam banjir akibat luapan Sungai Blorong.
Ia menuturkan bahwa banjir sempat mencapai ketinggian satu meter di dalam rumahnya. Namun, kini air mulai surut seiring dengan menurunnya curah hujan.
"Seminggu banjir, hari ini sudah surut. Air sempat setinggi satu meter, rumah penuh lumpur. Tahun ini banjirnya luar biasa, bukan hanya rumah, tapi sawah juga ikut terendam," ujarnya saat ditemui pada Selasa (11/2/2025).
Meski terdampak banjir, Faisol mengaku bersyukur saat menerima bantuan dari BRI Peduli. Senyum bahagia terpancar dari wajahnya saat mengikuti acara pembagian bantuan.
"Alhamdulillah, dapat bantuan," ucapnya singkat.
Banjir Berlangsung Dua Pekan
Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki, mengungkapkan bahwa banjir telah melanda daerah tersebut selama lebih dari dua pekan dan menyebabkan kerusakan cukup parah.
"Banjir ini tidak hanya membawa air, tetapi juga lumpur, sehingga banyak rumah mengalami kerusakan. Semoga dengan adanya bantuan ini, masyarakat bisa sedikit terbantu," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa banjir tahun ini lebih besar dibanding tahun-tahun sebelumnya, sehingga dampak dan kerugiannya pun lebih luas.
Baca Juga: BRI Pemalang Manfaatkan Ruang Publik untuk Kenalkan BRImo dan Tabungan Junio
"Pemerintah daerah telah melakukan berbagai langkah tanggap darurat serta upaya pemulihan pasca-bencana," katanya.
Bantuan untuk Warga Terdampak
Regional Consumer Banking Head BRI Regional Office Semarang, Dwi Setyo Suyoko, menyampaikan bahwa BRI telah menyalurkan bantuan senilai Rp143,9 juta untuk warga terdampak banjir di Desa Purwokerto dan Turunrejo.
"Bantuan ini mencakup 1.000 paket sembako, 800 paket obat-obatan, 41 dus air mineral, 270 pasang sepatu bot, 44 karpet plastik, 684 celana dalam wanita, 300 celana dalam pria, 132 serok tanah, 200 pasang sandal jepit, serta 100 pakaian bayi," jelasnya.
Ia berharap bantuan ini dapat meringankan beban para korban banjir di Kabupaten Kendal.
"Bantuan ini juga selaras dengan Asta Cita dari Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya poin kedelapan yang menekankan pentingnya menjaga keseimbangan dengan lingkungan," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
BRIN Minta Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar Diterapkan Bertahap
-
Siswa Madrasah di Pati Patah Jari Usai Di-Bully, Pengakuan Keluarga dan Sekolah Bertentangan
-
BRI Perkuat Bekal Kewirausahaan PMI Taiwan, Siapkan Langkah Membangun Usaha di Tanah Air
-
Pembangunan Stadion Kendal Tornado FC Disiapkan, Jadi Tonggak Kemajuan Sepak Bola Daerah
-
Modus Curi Biskuit Berulang Terbongkar, Sales Makanan Diciduk di Pasar Nusukan