SuaraJawaTengah.id - Perkembangan dunia digital berhasil mempertemukan fotografi dan otomotif dalam satu ruang kreatif: Fotografer sunmori. Jalan hobi yang punya potensi menghasilkan cuan.
Kebanyakan orang memandang menggeluti fotografi dan otomotif sebagai kelangenan mahal yang isinya duit melulu. Menuruti hasrat melengkapi perangkat fotografi atau modifikasi otomotif seperti tiada ujungnya.
Tapi sekarang, fotografi dan otomotif tidak selalu lekat dengan belanja yang meguras kantong. Banyak orang mulai menjalani hobi ini sebagai mata pencarian.
Saya bertemu Muhamad Catur ketika menikmati kelokan nan syahdu di sekitaran Warung Kopi Jarakan View, Pakis. Pemuda berusia 22 tahun ini sedang membidikkan kamera pada motor yang melintas.
“Saya nongkrong di sini setiap hari Minggu pagi. Mencari momen foto motor-motor yang melintas di tikungan,” kata Catur.
Area tikungan di sekitar tempat nongkrong Catur memiliki spot foto yang ciamik. Jika tepat mengambil angle, pose riders menikung terlihat dramatik berlatar sisi barat Gunung Merbabu.
Target foto Catur adalah para pengendara motor yang banyak seliweran di jalur ini. Jalan Magelang-Kopeng menjadi lintasan favorit sunmori para rider Magelang dan Salatiga.
Pamer Motor Sunmori
Sunmori atau Sunday morning ride adalah istilah yang dipakai para penghobi motor untuk traveling bersama di Minggu pagi. Sebelum mencapai satu titik kumpul, para bikers biasanya konvoi berkeliling wilayah.
Baca Juga: Ahmad Luthfi Siap Ikuti Rangkaian Retret di Akmil Magelang
Kegiatan sunmori semakin marak dan kian seru begitu para bikers mulai akrab dengan media sosial. Tidak hanya sekadar jalan-jalan, sunmori menjadi ajang para pengendara motor pamer tunggangan.
Kebutuhan eksistensi di media sosial yang menuntut dokumentasi gambar yang sempurna, mempertemukan mereka dengan komunitas fotografi.
Semula komunitas motor sengaja menyewa jasa fotografer profesional untuk mendokumentasikan kegiatan mereka. Belakangan muncul fotografer lepas yang menjajakan foto di akun medsos.
Muhamad Catur menawarkan satu foto jepretannya seharga Rp5 ribu. Foto-foto sunmori bisa dipilih-pilih di akun IG @ct.shoot_id.
Biasanya para bikers yang merasa tertangkap kamera Catur akan menghubunginya via WhatsApp. Setelah pembayaran selesai, mereka mendapat akses mengunduh foto yang disimpan di kantong Google Drive.
“Foto saya posting di Instagram. File foto dimasukkan ke Google Drive. Lalu orang-orang akan nyari di instagram saya. Nanti foto bisa diunduh di link Google Drive yang saya share.”
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Jelang EPA U-19, Kendal Tornado FC Youth Simulasi Jadwal Kompetisi
-
Kecelakaan Maut di Blora! Truk Rem Blong Tabrak 5 Motor, Satu Orang Tewas
-
Horor di Tol Semarang-Solo! Tronton Diduga Rem Blong Hantam 2 Truk, 1 Tewas di Tempat
-
Naik Vespa, Taj Yasin Tinjau SPBU untuk Pastikan Ketersediaan BBM di Jateng Aman Jelang Lebaran
-
Waspada! BMKG Beri Peringatan Dini Cuaca di Semarang, Potensi Hujan Lebat Disertai Petir