Murdaya Poo wafat di Singapura pada usia 79 tahun akibat komplikasi kanker. Lahir di Blitar, Jawa Timur, pada 12 Januari 1946, ia dikenal sebagai tokoh penting di dunia bisnis nasional.
Melalui perusahaannya, Central Cipta Murdaya (CCM), ia membangun dan mengelola berbagai proyek besar seperti Jakarta International Expo dan pusat perbelanjaan mewah Pondok Indah Mall. Di sisi lain, Murdaya juga aktif dalam kegiatan sosial keagamaan, terutama dalam memperkuat komunitas Buddha di Indonesia.
Jenazah Murdaya akan disemayamkan hingga 6 Mei 2025, sebelum dikremasi keesokan harinya. Abu jenazahnya kemudian akan dibawa ke Jakarta untuk prosesi pemakaman akhir, menutup perjalanan hidup seorang tokoh yang telah memberikan warisan spiritual dan material bagi banyak orang.
Kontributor : Angga Haksoro Ardi
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
Terkini
-
Semen Gresik Maknai Hari Kartini dengan Mendorong Peran Perempuan dalam Pengelolaan Lingkungan
-
Semangat Hari Kartini, BRI Perkuat Pemberdayaan Perempuan untuk Ekonomi Inklusif
-
Dorong Bisnis Berkelanjutan, BRI Terapkan Praktik ESG dalam Strategi Operasional
-
BRI Raih Tiga Penghargaan di Infobank 500 Women 2026, Tegaskan Kepemimpinan Perempuan
-
Skandal Investasi Bodong 'Snapboost' di Blora: Nama Guru SMA Terseret, Ratusan Juta Melayang