“Namun saat menjelang bubar, kelompok yang menyusup mulai melakukan provokasi terhadap petugas dengan aksi-aksi yang membahayakan,” jelasnya.
Menurutnya, langkah pembubaran massa yang dilakukan aparat merupakan bentuk tindakan tegas terhadap aksi yang sudah mengarah ke anarkisme.
Peristiwa ini menjadi catatan penting dalam dinamika aksi massa di Indonesia, terutama terkait infiltrasi oleh kelompok tak dikenal yang berpotensi merusak semangat demokrasi dan menyabotase perjuangan kaum buruh. Polisi berjanji akan mengusut tuntas kasus ini dan memastikan bahwa pelaku provokasi tidak mengaburkan perjuangan buruh yang sah dan konstitusional.
Dalam peristiwa itu belum diketahui secara jelas berapa korban yang terluka dan identitas provokator yang mencederai aksi damai dari para buruh di Jawa Tengah memperingati May Day.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
Terkini
-
Waspada! BMKG Beri Peringatan Dini Cuaca di Semarang, Potensi Hujan Lebat Disertai Petir
-
5 Fakta Mengejutkan Dibalik Video Viral Pengejaran Begal Payudara di Pati
-
BRI Semarang Tebar Berkah Ramadan, Berbagi Makanan Berbuka untuk Pengendara
-
BRI KPR Berikan Kemudahan Akses Pembiayaan untuk Wujudkan Rumah Impian
-
Jateng Bakal Diserbu 17 Juta Pemudik, Gubernur Luthfi Gerak Cepat Amankan Stok Pangan