Kejadian demi kejadian semakin membuat warga gelisah. Anak-anak mulai demam tanpa sebab. Ibu-ibu tak berani menjemur pakaian malam hari. Suara langkah cepat di depan rumah menjadi hal biasa.
Bahkan ada satu ibu rumah tangga yang mendengar suara jeritan “Tolong... Tolong saya!” dari balik pintunya setiap pukul dua dini hari.
Puncak kekalutan terjadi ketika Pak RT menghilang selama satu hari penuh. Warga curiga ia diculik makhluk halus. Mereka melakukan pencarian hingga ke pohon randu besar di belakang sekolah dasar.
Namun, malam itu Pak RT ditemukan sedang tidur di rumah temannya setelah seharian mencari angkot untuk acara santunan. Warga pun lega, tapi ketegangan tak langsung sirna.
Lima hari kemudian, polisi menangkap tiga pemuda yang diduga sebagai provokator pengeroyokan. Sejak saat itu, gangguan mulai mereda. Warga mulai berani melintas di lapangan. Doa-doa dibacakan, dan tanah lapang yang menjadi saksi amuk berdarah kini ditimbun dan dijadikan taman bermain.
Namun, trauma masih melekat. Ahmad mengaku masih sering bermimpi buruk.
“Gue pernah lihat siluet orang berdiri di tengah lapangan habis Subuh. Kayak orang megang kayu, diam aja. Gue langsung lari,” kenangnya.
Kini kampung itu sudah berubah. Perumahan baru berdiri megah, jalan diaspal rapi, dan warung-warung buka sampai malam. Tapi cerita tentang arwah maling yang gentayangan masih sering diceritakan warga baru saat malam Jumat.
Sebuah pengingat bahwa amarah yang tak terkendali, bahkan jika niatnya mencari keadilan, bisa meninggalkan luka yang tak terlihat tapi membekas dalam.
Baca Juga: Kisah Sekeluarga Terjebak di Kontrakan Horor, Banyak Hantu yang Menyerupai
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Kiper Juara Liga 1 Merapat! PSIS Semarang Datangkan Reky Rahayu
-
121 Juru Parkir Semarang Menunggak Setoran, PAD Rp280 Juta Terancam Melayang
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan