Keluarga membawa paranormal dan bahkan seorang kiai. Hasilnya mengejutkan. Disebutkan bahwa rumah tersebut adalah tempat pesugihan. Rekan Bang Jo diyakini menjadi “wadal”—tumbal karena si pemilik rumah gagal menepati janji gaibnya.
Sejak saat itu, Bang Jo memutuskan berhenti berdagang. Ia menjual perlengkapan gerobaknya dan fokus menjadi penjaga parkir serta petugas kebersihan makam.
"Saya pasrah. Kalau dipaksa dagang terus, bisa-bisa saya yang hilang selanjutnya," ucapnya.
Meski begitu, kenangan malam-malam mencekam itu masih membekas di pikirannya. Setiap melewati rel atau pemakaman, ia teringat sosok tanpa kepala yang pernah menampakkan diri kepadanya.
Kini, Bang Jo hidup lebih tenang. Tapi ia tahu, kisah lamanya akan selalu menjadi bagian dari sejarah hidupnya—sebuah peringatan akan bahaya yang tak terlihat di balik gelapnya malam.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Jelang EPA U-19, Kendal Tornado FC Youth Simulasi Jadwal Kompetisi
-
Kecelakaan Maut di Blora! Truk Rem Blong Tabrak 5 Motor, Satu Orang Tewas
-
Horor di Tol Semarang-Solo! Tronton Diduga Rem Blong Hantam 2 Truk, 1 Tewas di Tempat
-
Naik Vespa, Taj Yasin Tinjau SPBU untuk Pastikan Ketersediaan BBM di Jateng Aman Jelang Lebaran
-
Waspada! BMKG Beri Peringatan Dini Cuaca di Semarang, Potensi Hujan Lebat Disertai Petir