SuaraJawaTengah.id - Pemerintah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, menegaskan komitmennya untuk mengedepankan kenyamanan dan kelangsungan pendidikan siswa di SD Negeri 10 Karanggondang, Kecamatan Mlonggo.
Hal itu dilakukan di tengah memanasnya sengketa lahan yang mengancam operasional SD Negeri di Jepara tersebut.
Sekolah dasar tersebut berada di atas lahan sekitar 2.800 meter persegi yang kini diklaim oleh ahli waris sebagai milik pribadi, dan bahkan terancam ditutup paksa oleh pihak keluarga pemilik tanah.
Sengketa berkepanjangan ini telah memunculkan ketidaknyamanan dalam proses belajar mengajar, bahkan halaman sekolah yang biasa digunakan untuk bermain dan olahraga sempat ditanami pohon pisang sebagai bentuk protes dari pihak ahli waris.
Menanggapi situasi tersebut, Bupati Jepara Witiarso Utomo menyatakan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam.
Ia menegaskan bahwa penyelesaian masalah ini menjadi prioritas dan akan segera diupayakan.
"Intinya Bupati segera upayakan penyelesaian SDN 10 Karanggondang. Untuk pohon pisang, nanti sore sudah dibersihkan, dan paginya bisa digunakan anak-anak berolahraga," kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jepara, Ali Hidayat, dikutip dari ANTARA pada Rabu 14 Mei 2025.
Dalam pertemuan tersebut, hadir sejumlah pihak terkait, termasuk Kepala Disdikpora Ali Hidayat, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Arif Darmawan, Camat Mlonggo Sulistiyo, Petinggi Desa Karanggondang Ali Ronzi, Kepala Sekolah SDN 10 Karanggondang Suyadi, perwakilan ahli waris Mawarji, serta perwakilan dari Satkordikcam Mlonggo.
Semua pihak yang hadir sepakat untuk menjaga kenyamanan para guru dan siswa selama proses belajar mengajar berlangsung.
Baca Juga: Eks Bos Persijap Jepara Esti Puji Lestari Jabat Chairman Klub Raksasa Filipina
Hal ini menjadi perhatian utama mengingat kondisi sebelumnya membuat para siswa merasa tidak nyaman belajar di tengah ketegangan dan gangguan terhadap fasilitas sekolah.
Kepala SDN 10 Karanggondang, Suyadi, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi yang dihadapi sekolah. Ia menyebut sekolah tersebut dulunya adalah SD Inpres dan telah lama beroperasi di lahan yang saat ini disengketakan.
"Dengan sengketa yang berlarut-larut, pihak sekolah semakin resah. Nasib 98 siswa yang kini belajar di sana merasa tidak nyaman," ujar Suyadi.
Ia berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret agar keberlangsungan pendidikan di sekolah tersebut tetap terjamin.
"Kami berharap Pemkab Jepara turun tangan, supaya SDN 10 Karanggondang bisa diselamatkan. Semoga bangunan ini tetap kokoh berdiri, demi anak-anak bersekolah dengan nyaman," tambahnya.
Sementara itu, Petinggi Desa Karanggondang Ali Ronzi menyampaikan bahwa penyelesaian yang damai sangat diharapkan semua pihak, agar tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar yang selama ini telah berjalan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun
-
Dugaan Tabrak Lari di Bantul, Pengemudi Mobil Ditangkap Warga Usai Hantam Pemotor Hingga Tewas