SuaraJawaTengah.id - BRI Kantor Cabang Semarang Brigjen Sudiarto sukses menyelenggarakan acara pengundian Panen Hadiah Simpedes Semester II Tahun 2024 pada Minggu, 18 Mei 2025, bertempat di Aula Guntur, Grasia Convention Semarang.
Acara ini merupakan bentuk penghargaan kepada para nasabah setia sekaligus wujud nyata komitmen BRI dalam mendorong inklusi keuangan dan pengembangan UMKM di Kota Semarang.
Kegiatan diawali dengan pawai meriah dari BRI Unit Sampangan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB. Ratusan peserta yang terdiri dari karyawan BRI, mitra UMKM, dan masyarakat umum turut serta dalam arak-arakan menuju venue utama.
Semangat dan keceriaan tampak dari barisan peserta yang membawa atribut khas BRI serta iringan musik jalanan yang membangkitkan antusiasme.
Acara inti dibuka secara resmi pada pukul 09.30 WIB dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan sambutan dari tokoh-tokoh penting dalam acara.
Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran pimpinan BRI Sudiarto, perwakilan Dinas Sosial, notaris, serta unsur Bhabinkamtibmas, yang turut memberikan legitimasi dan rasa aman bagi seluruh proses undian.
Yuswandita Toesa Febrianto, selaku Micro Business Area Head BRI Wilayah Semarang, menyoroti pentingnya transformasi digital dalam layanan perbankan.
Ia menegaskan bahwa BRI terus mendorong pemanfaatan QRIS BRI sebagai alat transaksi digital yang efisien dan aman, serta memperkuat jaringan layanan melalui agen BRILink yang telah mencapai lebih dari 2.300 agen aktif di wilayah Semarang.
“Melalui transformasi digital dan penguatan agen BRILink, kami ingin memastikan bahwa akses keuangan bisa dinikmati oleh semua lapisan masyarakat, termasuk pelaku UMKM,” ujar Yuswandita dikutip dari keterangan tertulis pada Senin (26/5/2025).
Baca Juga: Tembok Penahan Laut Jebol, Aktivitas Pelabuhan Tanjung Emas Tetap Normal
Suasana semakin meriah dengan penampilan musik dari Brichestra, band internal BRI Kanwil Semarang, yang menghibur hadirin dengan lagu-lagu pop yang enerjik.
Selain hiburan, acara juga menghadirkan talkshow inspiratif dengan narasumber Addi Ippe, seorang praktisi marketing dan business advisor yang banyak menangani UMKM naik kelas.
Dalam sesinya, Addi menyampaikan pentingnya pendekatan kreatif dalam menjual produk, khususnya melalui storytelling yang mampu membangun daya ingat konsumen terhadap merek.
“Storytelling adalah kunci. Merek harus punya cerita yang kuat agar dikenang. Branding itu bukan sekadar logo, tapi bagaimana orang bisa merasa terhubung dengan produk kita,” terang Addi, yang juga memberikan contoh-contoh praktis seperti penggunaan tagline yang unik dan mudah diingat.
Acara juga diramaikan dengan bazar UMKM yang diikuti oleh sembilan pelaku usaha lokal dari berbagai bidang. Produk yang dipamerkan mulai dari makanan tradisional seperti abon, kecimpring, dan telur asin, hingga makanan modern seperti bola-bola moza, brownies, dan minuman kopi susu.
Produk kerajinan tangan seperti tas rajut dan anting handmade juga turut mencuri perhatian pengunjung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan