Pertanyaan yang sering muncul: Mengapa ayam, kelinci, atau hewan ternak lainnya tidak sah untuk qurban?
Jawabannya kembali pada prinsip syariat. Qurban bukan sekadar menyembelih hewan, melainkan ibadah yang memiliki aturan ketat yang ditentukan langsung oleh Allah dan Rasul-Nya. Oleh karena itu, segala bentuk ibadah termasuk qurban harus berdasarkan dalil yang sahih.
Para ulama sepakat bahwa hewan yang sah dijadikan qurban hanyalah hewan ternak yang disebut dalam Al-Qur'an dan hadis, yakni:
- Unta (al-ibil)
- Sapi dan kerbau (al-baqar)
- Kambing dan domba (al-ghanam)
Hal ini ditegaskan pula oleh para ulama fiqih dari mazhab Hanafi, Maliki, Syafi'i, dan Hanbali. Mereka menyebut bahwa hewan qurban harus berasal dari jenis yang ditentukan nash (teks Al-Qur'an dan hadis).
Nilai Ibadah dan Keutamaan Hewan Ternak
Hewan ternak yang ditetapkan untuk qurban memiliki keutamaan khusus. Selain dari segi ukuran dan manfaat daging yang banyak, hewan-hewan ini juga sejak zaman Nabi Ibrahim AS telah digunakan sebagai media pengorbanan.
"Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar." (QS. Ash-Shaffat: 107)
Menurut mayoritas mufassir, "sembelihan yang besar" dalam ayat ini merujuk pada domba atau kambing besar yang diturunkan oleh Allah untuk menggantikan Ismail AS.
Syarat Sah Hewan Qurban
Baca Juga: Tips Agar Daging Kambing Tak Perengus Saat Kurban, Ini yang Harus Dilakukan
Selain jenisnya, ada syarat-syarat lain agar hewan qurban sah menurut syariat:
- Sudah cukup umur: Unta (5 tahun), sapi/kerbau (2 tahun), kambing (1 tahun), domba (6 bulan jika sudah besar).
- Tidak cacat: Tidak buta, pincang, kurus kering, atau sakit parah.
- Disembelih pada waktu yang telah ditentukan: Setelah sholat Iduladha hingga hari tasyrik terakhir (13 Dzulhijjah).
Qurban bukan sekadar ritual menyembelih hewan, tapi bentuk ketakwaan dan ketaatan kepada Allah SWT. Oleh karena itu, penting bagi umat Islam untuk memahami dan mengikuti ketentuan jenis hewan qurban yang sudah dijelaskan dalam Al-Qur'an dan hadis sahih.
Meskipun mungkin terdengar sederhana, memilih hewan qurban yang sesuai syariat adalah bagian penting dari kesempurnaan ibadah. Jangan sampai niat baik untuk berqurban justru tidak diterima hanya karena salah memilih hewan.
Maka, ketika Iduladha mendekat, pastikan Anda memilih hewan qurban dari jenis yang telah ditetapkan: sapi, kambing, kerbau, atau unta. InsyaAllah, dengan mengikuti tuntunan syariat, qurban kita akan diterima dan membawa berkah bagi semua.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Tumbuhkan Kesadaran Ekologis, Taj Yasin Ajak Ratusan Santri Tanam Mangrove di Rembang
-
Stafsus Menag Hubungi Ahmadiyah, Dalami Pembubaran Paksa Kemah di Karanganyar
-
Program Mageri Segoro, Ikhtiar Bersama Menjaga Masa Depan Pesisir Jateng
-
Camping Anak Ahmadiyah di Karanganyar Dibubarkan, SETARA Institute: Polisi Jadi Saksi Bisu
-
6 Fakta Pembubaran Kegiatan Pemuda Ahmadiyah