Ketika suatu malam Vita dan ART lain, Feni, tinggal berdua di rumah, kejadian aneh mencapai puncaknya. Suara pagar dan garasi yang dibuka-banting terdengar jelas.
Saat diperiksa, tidak ada siapa pun. Tapi pagar dan garasi benar-benar dalam keadaan terbuka, meski gembok dan kunci masih dalam posisi terkunci.
Setelah itu, terdengar suara tawa anak-anak dari lantai dua. Vita naik ke atas dan mengintip dari balik tirai putih. Suara ramai cekikikan terdengar, tapi ruangan itu kosong. Tidak ada siapa pun.
Beberapa hari setelahnya, Vita kembali membersihkan kamar di lantai tiga dan mendapati mainan mobil-mobilan berserakan. Padahal tidak ada satu pun anak yang naik ke sana. Malamnya, suara yang sama muncul lagi, "Makasih ya, mbak..."
Puncaknya adalah ketika Vita benar-benar melihat sosok itu. Seorang anak kecil, berpakaian jumpsuit kuning, berambut pirang dan kulit sangat putih, berjalan dari dapur ke arah kamar mandi.
Sosok itu tidak dikenali sebagai salah satu anak dari majikan. Ia berjalan perlahan, tanpa suara. Bukan manusia biasa.
Kisah Vita bukan sekadar cerita tentang rumah besar dan mainan anak-anak. Ini adalah gambaran nyata bagaimana batas antara dunia nyata dan tak kasat mata bisa begitu tipis.
Suara-suara tak masuk akal, penampakan anak kecil, dan benda-benda yang bergerak tanpa sentuhan manusia semua menjadi teka-teki yang sulit dijelaskan.
Bagi Vita dan para ART lainnya, rumah itu bukan hanya tempat bekerja, melainkan juga arena ujian nyali dan keteguhan iman.
Baca Juga: Kisah Horor Napi di Penjara Bawah Tanah: 'Ada Yang menjalar di Kaki, Ternyata...'
Mereka yang bertahan harus siap menghadapi hal-hal yang tak masuk akal, bahkan kadang harus bungkam agar tidak kehilangan pekerjaan.
Namun satu hal pasti: tidak semua tempat ingin dijamah manusia, dan tidak semua kamar ingin disentuh.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan