Ia bahkan menggambarkan suasana wukuf di Arafah secara detail: menjelang sore, di tengah panas yang mulai mereda, para jamaah mencari sudut-sudut tenang untuk berdoa, mengangkat tangan seraya membicarakan doa untuk keluarga dan diri mereka sendiri.
"Bayangkan saja tempatmu sekarang seperti Arafah. Tidak perlu jauh ke sana dulu, cukup isi harimu dengan dzikir dan doa," tegas Buya.
Jangan Remehkan Keutamaannya
Buya Yahya juga mengingatkan agar umat Islam tidak meremehkan kesempatan ini. Meski bukan ibadah wajib, pahala yang dijanjikan sangat besar dan efek spiritualnya mendalam.
"Bagi yang lupa atau belum tahu, niatlah sekarang. Semoga panjang umur dan tahun depan bisa berpuasa Arafah. Jangan sampai menyesal karena lalai dari puasa yang luar biasa ini," pungkas Buya.
Puasa Arafah adalah kesempatan langka namun luar biasa. Ia bukan sekadar ibadah sunnah, tetapi jalan pintas menuju pengampunan dan keberkahan. Meski kaki kita belum menapak tanah suci, hati bisa hadir sepenuhnya di Arafah.
Buya Yahya menggugah kesadaran kita bahwa di balik sederhana-nya satu hari puasa, tersimpan pahala besar yang mampu menghapus dosa-dosa setahun lalu dan yang akan datang.
Bagi siapa pun yang ingin memulai hijrah, ingin memperbaiki diri, atau mempersembahkan amal terbaik maka Puasa Arafah adalah momen terbaik untuk membuktikannya. Jangan tunggu tahun depan. Bisa jadi, Arafah kali ini adalah yang terakhir.
Kontributor : Dinar Oktarini
Baca Juga: Pertamina: Konsumsi BBM dan LPG di Jateng dan DIY Melonjak Saat Libur Idul Adha
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin