SuaraJawaTengah.id - Menjelang momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah yang bertepatan dengan akhir pekan panjang pada tanggal 6 hingga 9 Juni 2025, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan seluruh pasokan energi di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam kondisi aman dan terkendali.
Kesiapan ini menjadi bagian dari strategi nasional dalam menjaga stabilitas energi, terutama di tengah peningkatan aktivitas masyarakat seperti mudik lokal, wisata keluarga, hingga ibadah kurban.
Pertamina Patra Niaga mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi, khususnya Bahan Bakar Minyak (BBM), Liquefied Petroleum Gas (LPG), dan Avtur untuk mendukung aktivitas transportasi darat dan udara.
“Ketersediaan stok BBM, LPG, dan Avtur di titik suplai utama hingga ke seluruh lembaga penyalur di wilayah Jawa Tengah dan DIY saat ini dalam kondisi aman. Setiap hari, Pertamina menjaga stok BBM jenis Gasoline sebanyak 16,3 kali lipat dari rata-rata konsumsi harian, sementara untuk Gasoil mencapai 17,9 kali lipat. Untuk LPG rumah tangga, stok tersedia hingga 3,2 kali lipat dari kebutuhan harian, dan untuk Avtur disiapkan hingga 21,8 kali lipat dari rata-rata pemakaian harian,” ujarnya.
Dalam hal infrastruktur pendukung, Pertamina menyebutkan terdapat 8 titik supply point BBM, 4 terminal LPG, dan 5 titik supply Avtur yang tersebar strategis di seluruh Jateng dan DIY.
Seluruh titik suplai tersebut tetap beroperasi penuh, bahkan saat hari libur nasional, guna menjaga distribusi energi tetap lancar.
Langkah mitigasi ini tidak lepas dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, di mana terjadi peningkatan permintaan BBM dan LPG selama periode hari besar keagamaan.
Tidak hanya kebutuhan bahan bakar kendaraan yang meningkat, namun juga konsumsi LPG untuk keperluan memasak dalam penyelenggaraan tradisi penyembelihan dan pengolahan daging kurban yang umum dilakukan masyarakat.
Dalam mengantisipasi peningkatan kebutuhan LPG saat Hari Raya Idul Adha, khususnya LPG 3 Kg subsidi, Pertamina mengalokasikan tambahan fakultatif berdasarkan koordinasi dan permintaan dari pemerintah daerah setempat.
Baca Juga: LPG Aman untuk Lebaran 2025: BPH Migas dan Pertamina Jamin Stok Cukup
”Secara keseluruhan dilakukan penambahan LPG 3 kg dengan total lebih dari 1,3 juta tabung atau sebesar 87 persen dari penyaluran harian,” terangnya.
Adapun penyaluran tambahan LPG tersebut difokuskan untuk daerah-daerah yang diperkirakan mengalami lonjakan konsumsi.
Di Provinsi Jawa Tengah, alokasi tambahan mencapai lebih dari 1,1 juta tabung, sedangkan di Provinsi DIY dialokasikan lebih dari 162.000 tabung.
Tambahan tersebut akan disalurkan melalui pangkalan-pangkalan LPG resmi Pertamina dan disesuaikan dengan kebutuhan di setiap daerah.
Dalam menjaga distribusi tetap tepat sasaran dan harga tetap stabil, Pertamina juga memberikan imbauan kepada masyarakat.
”Meskipun kami tambah, kami tetap menghimbau kepada masyarakat agar melakukan pembelian produk LPG hanya di pangkalan resmi Pertamina, selain stoknya terjamin, harganya juga dipastikan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Cara mendeteksi pangkalan terdekat dengan tempat tinggal dapat diakses melalui ptm.id/infolpg3kg,” tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
Terkini
-
86 Personel Berjibaku Jinakkan Api di Lereng Gunung Sumbing, 1,72 Hektare Hutan Terbakar
-
'Kalian Anak Saya!' Aksi Spontan Gubernur Ahmad Luthfi Datangi Kos Mahasiswa NTT Bikin Haru
-
Bukan Menolak Geothermal, DPRD Jateng Minta Hitung Ulang Dampak PLTP Gunung Ungaran
-
Jateng Disebut 'Minimarket Bencana', Ahmad Luthfi Minta Relawan Bergerak Cepat!
-
BRI Tekankan Pentingnya Financial Discipline Bagi Generasi Muda